Sebanyak 661 item atau buku ditemukan

Membangun Bank Syariah Sekolah

Adalah sebuah keniscayaan, setiap kita pergi untuk suatu keperluan, selalu ada uang dalam saku atau tas kita. Demikian pula ketika kita berangkat ke sekolah. Untuk latihan mengatur keuangan, kelola keuangan kita sekecil apapun melalui pembiasaan menabung. Jenis Setoran ke Bank Syariah Sekolah : 1. Tabungan bebas waktu pengambilan 2. Tabungan tidak bebas waktu pengambilan (tabungan widiawisata, tabungan kelulusan dan lain-lain yang tidak akan diambil sebelum waktu yang ditentukan) 3. Angsuran pinjaman/pembiayaan 4. Setoran Sumbangan Dana Partisipasi Masyarakat

Adalah sebuah keniscayaan, setiap kita pergi untuk suatu keperluan, selalu ada uang dalam saku atau tas kita.

Islamic Marriage - ( Nikah ) a to Z Guide and Masail FAQ

All Explanation about Marriage and Masail in the Light of Hadith and Quranic Verses

Marriage marks a unique moment in the life of an individual, the dawn of a new era in the life of a person, the acquiring of a new part in the role-play of this world. It is the coming together of two souls, the merging of two worlds, the meeting of two minds. It is when two incomplete halves come together to become one complete, loving whole. But, as with all bounties, marriage brings with it many responsibilities; for life is ultimately a test and every part of it, the good and the bad, is there to determine how you interact with the situations placed before you, how you respond to your Maker. "And the life of this world is but amusement and play, whilst truly the Home in the Hereafter, that is Life indeed, if they but knew." al-`Ankabut 29:64 This book has been put together to help those who are to take this momentous step, or have already taken it, make their decisions based on the guidance of Allah Ta'ala and His Messenger [PBUH], and so fill their lives with the peace, the blessings and the pleasure of Allah Ta'ala that only such decisions can bring. And with Allah Ta'ala lies the end of all roads. Following topics are cover in the book : Marriage without Wali (consent)? Nikah & Walima Dilemma: Planning Trips & Tricks! Khul & Tafweedh: Wife initiated Separation The Fiqh of Adopting a Child Marriage with a Shi'a is invalid! Contraception, Morning after and IVF Welcoming a Child Nikah (Marriage) & Walima (Reception) in Islam Fornication, Adultery, Masturbation, Pornography, Oral & Anal Sex Custody of Children after divorce Court (Civil) Divorce

"And the life of this world is but amusement and play, whilst truly the Home in the Hereafter, that is Life indeed, if they but knew." al-`Ankabut 29:64 This book has been put together to help those who are to take this momentous step, or ...

LGBT dalam Tinjauan Fikih

Menguak Konsepsi Islam terhadap Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender

Ada empat istilah fikih penting yang terkait dengan pembahasan LGBT, yaitu liwath, sihaq, takhonnuts, dan tarojjul. Liwath bermakna homoseksual, sihaq bermakna lesbianisme, takhonnuts bermakna perilaku banci, tarojjul bermakna perilaku tomboi. Liwath hukumnya haram. Ada sejumlah pendapat ulama terkait sanksi perilaku liwath, yaitu dihukum bunuh, dihukum seperti hukuman zina, dan hukuman ta’zir. Buku ini menguatkan hukuman bunuh. Bercumbu sesama lelaki yang tidak sampai ada sodomi, atau menyetubuhi anus wanita tidak termasuk liwath meskipun tetap disebut maksiat, sehingga hukuman terhadap dua jenis kriminal tersebut adalah sanksi ta’zir. Sihaq hukumnya juga haram, tetapi sanksinya tidak bisa disamakan dengan dengan sanksi liwath. Para ulama sepakat sanksi sihaq adalah ta’zir. Adapun takhonnuts dan tarojjul, keduanya juga perilaku menyimpang yang hukumnya haram. Sanksi terhadap dua jenis kriminal itu adalah ta’zir. Kendati demikian, imamah mukhonnats adalah sah, pernikahnnya sah, penghasilannya halal, sembelihannya halal, dan boleh mengucapkan salam kepada mereka. Adapun melihat wanita ajnabi, maka mereka tidak diperbolehkan karena sunnah Nabi SAW. menunjukkan mereka harus dijauhkan dari para wanita. Persaksian mereka juga ditolak karena maksiat mereka membuat status keadilan mereka menjadi gugur.

Ada empat istilah fikih penting yang terkait dengan pembahasan LGBT, yaitu liwath, sihaq, takhonnuts, dan tarojjul.

Kaidah Fiqh Ekonomi Syariah

Ebook ini memuat kumpulan kaidah-kaidah fikih yang secara materi telah dikodifikasikan oleh para ulama baik klasik maupun kontemporer. Kaidah itu, kemudian disuguhkan dengan disertai penjelasan singkat dan dilengkapi pula dengan aplikasi kaidah berupa akad ekonomi syariah. Kehadiran ebook ini dimaksudkan untuk menambah referensi bagi mahasiswa, khususnya yang mengambil konsentrasi Hukum Ekonomi Syariah (HES)/Muamalat di Perguruan Tinggi Islam. Proses memahami kaidah hukum ekonomi syariah, diawali dengan ulasan tentang definisi kaidah fiqh, perbedaan kaidah ushul dan kaidah fikih, urgensi kaidah fikih, sumber kaidah fikih, sejarah perkembangan kaidah fikih, karya-karya kaidah fikih, lima kaidah fikih dasar, definisi ekonomi syariah, karekteristik ekonomi syariah, asas-asas hukum ekonomi syariah, mazhab pemikiran ekonomi syariah, serta tujuan dan fungsi ekonomi syariah. (Mufid Moh, Kaidah Fiqh Ekonomi Syariah, ebooku.id) -ebookuid-

Proses memahami kaidah hukum ekonomi syariah, diawali dengan ulasan tentang definisi kaidah fiqh, perbedaan kaidah ushul dan kaidah fikih, urgensi kaidah fikih, sumber kaidah fikih, sejarah perkembangan kaidah fikih, karya-karya kaidah ...

Fiqh Sunnah Lin Nissa`

Lemahnya nilai-nilai keimanan, dangkalnya pemahaman keislaman membuat wanita muslimah mudah sekali terpengaruh ajaran yang jauh dari tuntunan Islam yang Shahih. Lalu bagaimana solusinya? Salah satu solusinya adalah dengan mendakwahi wanita. Inilah jawaban yang tepat. Meskipun pelaksanaan dakwah tersebut tidak semudah membalik telapak tangan. Karena wanita itu Ibarat tulang rusuk yang bengkok, maka mereka -jika tidak diluruskan-akan semakin bengkok, namun jika terlalu dipaksakan saat meluruskannya, maka akan patah. Oleh karena itu butuh metode dakwah yang lembut dengan tetap diatas manhaj dan fiqih, serta dakwah yang benar dan shahih untuk menjaga seorang muslimah dari ajaran yang jauh dari tuntunan Islam. Diantara salah satu medan dakwah kepada wanita adalah menyebarkan ilmu melalui buku-buku. Terutama buku yang mudah dipahami wanita dari kalangan awam dan buku yang sesuai dengan kebutuhan dasar mereka- terutama kebutuhan dasar-dasar fiqih untuk wanita, seperti halnya buku Fiqh Sunnah Lin Nissa` ini! Buku ini adalah terjemahan bahasa Indonesia dari kitab fiqh sunnah lin nisa’ karya Abu Malik Kamal. Buku setebal 906 halaman ini membahas secara tuntas panduan fiqih bagi wanita, mulai dari tata cara beribadah hingga muamalah yang berhubungan dengan wanita. Berbeda dengan buku terjemahan lain dengan judul yang sama, versi terjemahan dari penerbit Khazanah Fawaid ini telah mendapat lisensi langsung untuk cetak maupun penyebarannya. Pada edisi lengkap ini, pembahasannya mencakup: Thaharah (bersuci) Shalat Penyelenggaraan Jenazah Zakat, Shadaqah, dan Jual Beli Shiyam (puasa) Haji dan Umrah Sumpah dan Nadzar Makanan, Minuman, dan Bejana Pakaian dan Perhiasan Wanita Serta Hukum Memandang Nikah dan Hal-hal Seputarnya Perceraian Suami - Istri, dan Warisan

Terutama buku yang mudah dipahami wanita dari kalangan awam dan buku yang sesuai dengan kebutuhan dasar mereka- terutama kebutuhan dasar-dasar fiqih untuk wanita, seperti halnya buku Fiqh Sunnah Lin Nissa` ini!

New Material of Eocene Helaletidae (Perissodactyla, Tapiroidea) from the Irdin Manha Formation of the Erlian Basin, Inner Mongolia, China, and Comments on Related Localities of the Huheboerhe Area

Perissodactyls first appeared at the beginning of the early Eocene and reached their highest diversity, dominating contemporaneous mammalian faunas in species richness during the middle Eocene. Tapiroidea is an important perissodactyl group that includes earliest-Eocene forms, such as Orientolophus as well as extant taxa (such as Tapirus), that preserves numerous plesiomorphic characters. Because tapiroids were widely distributed in North America and Asia in the middle Eocene, they have played an important role in biostratigraphically defining middle Eocene North American Land Mammal Ages (NALMA) and Asian Land Mammal Ages (ALMA), respectively, as well as in biostratigraphic correlation between the two continents. Here we report a new cranial specimen of middle Eocene helaletid Paracolodon fissus and a maxilla of Desmatotherium mongoliense from the middle Eocene Irdin Manha Formation of the Erlian Basin, Inner Mongolia, China. Paracolodon fissus was previously assigned to Desmatotherium, Helaletes, or Colodon, whereas D. mongoliense was assigned to Helaletes or Irdinolophus by different authors. Based on the new material described in this report, we are able to clarify the affinities and phylogenetic position of these species according to morphological comparison and phylogenetic analyses. We maintain the genus Paracolodon for P. inceptus and P. fissus from Asia and reassign mongoliense to Desmatotherium. Fossils of perissodactyls and other groups from the Irdin Manha Formation favor correlation of the Irdinmanhan ALMA with the early and middle Uintan NALMA (Ui1-Ui2). Through our field investigation, we also clarified that the localities "7 miles southwest" and "10 miles southwest" of Camp Margetts, originally used by the American Museum of Natural History's Central Asiatic Expedition (CAE), correspond to the localities currently known as Huheboerhe and Changanboerhe, respectively.

Perissodactyls first appeared at the beginning of the early Eocene and reached their highest diversity, dominating contemporaneous mammalian faunas in species richness during the middle Eocene.