Sebanyak 6121 item atau buku ditemukan

Pengantar Studi Ilmu Dakwah

Dakwah adalah seruan kepada manusia untuk bertauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meninggalkan segala bentuk kemusyrikan. Pada prinsipnya, dakwah adalah kewajiban setiap muslim, sebagaimana seruan dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam agar kita menyampaikan pesan-pesan Islam, meskipun satu ayat. Namun begitu, berdakwah juga perlu ilmu, perlu pemahaman tentang dakwah (fiqhud dakwah), agar pesan-pesan yang disampaikan bisa berjalan secara sistematis dan efektif. Karena itu, buku ini hadir untuk memberikan pemahaman tentang seluk beluk dakwah, seperti; sejarah dakwah, metode-metode dalam berdakwah, tugas pokok seorang dai, peta konsep dakwah, kode etik dakwah, sarana-sarana dakwah, psikologi dai dan mad’u (obyek dakwah), pantangan-pantangan dakwah, karakteristik dai, dan lain sebagainya. Penulis memaparkan teori-teori dalam dakwah, kemudian juga memberikan arah-arahan agar teori-teori tersebut bisa dipraktikan oleh para dai. Karena sejatinya, sebanyak apapun teori yang kita pahami, jika tidak dipraktikkan di lapangan, maka itu semua tak akan ada gunanya. Sebagai seorang yang bergelut dalam dunia akademisi dan juga seorang dai, penulis memiliki pengalaman dalam bidang ini. Buku ini wajib dimiliki oleh para mahasiwa yang menempuh studi di bidang dakwah, dan setiap muslim secara umum, terutama bagi mereka yang mewakafkan dirinya untuk menjadi dai ilallah. Sangat sayang jika Anda lewatkan! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Sangat sayang jika Anda lewatkan! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar.

Biografi Mohammad Natsir

M. Natsir hidup dan pribadi sederhana dan jauh dari kecintaan terhadap harta dan benda. Dia tidak mau "menghabisi" orang-orang yang sepaham dengannya, dengan menghalalkan segala cara. ia berpolitik dengan kata-kata sopan dan sepantasnya tanpa menimbulkan ketersinggungan pribadi. Di gedung DPR pada tahun 1950an, Natsir duduk di kantin, ngobrol sambil minum kopi dan tertawa bersama ketua PKI, D.N. Aidit. Semua orang tahu, pendirian dan pandangankedua tokoh itu ibarat bumi dengan langit, satu dengan lainnya hampir tidak ada titik temu'Sabam Sirait, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Replublik Indonesia (DPD- RI) - Pustaka Al-Kautsar Publisher -

... dai. Yang menjadi pejabat atau pegawai, dia adalah dai. Karena dengan kedudukannya, pelaksanaan dakwah menjadi lancar. Yang kaya, yang mendapat kekayaan dari Allah , mungkin tidak bisa naik mimbar, tetapi dengan infaknya, dia menjadi ...

Muslim Papua

Membangung Harmoni Berdasar Sejarah Agama di Bumi Cendrawasih

Papua dulu bernama Nuu Waar, menurut orang Islam, memiliki sejarah yang panjang terkait keberadaan umat Islam di sana. Kesultanan Tidore, Ternate, Bacan, bahkan Kesultanan di Samudera Pasai, memiliki ikatan sejarah dengan Bumi Cenderawasih ini. Sebelum agama-agama lain datang umat Islam dari kesultanan-kesultanan tersebut telah lebih dulu berada di sana dan membangun tatatan sosial budaya dan sistem-sistem sosial lainnya. Karena itu, tak heran jika di Papua banyak didapati masjid-masjid tua, perkampungan-perkampungan tua yang dihuni oleh umat Islam, bahkan juga ditemukan mushaf Al-Qur'an yang usianya sudah ratusan tahun. Raja Ampat misalnya, kawasan yang sangat terkenal di dunia dengan keindahan alamnya, sudah sejak lama mayoritas penduduknya adalah Muslim. Begitu pun di beberapa daerah lainnya, sebagaimana ditulis dalam buku ini. Buku yang ditulis oleh Dhurorudin Mashad, Ahli Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini bisa membuka wawasan kita semua tentang keberadaan Muslim di Papua. Dan, tentu juga memberikan fakta-fakta yang bisa menjadi gambaran, bahwa Papua tidak identik dengan satu agama saja. Namun begitu, buku ini juga tidak menapikan keberadaan agama-agama lain. Di antar spirit buku ini adalah membangun harmoni antar umat beragama, sehingga tercipta keadilan dan kesejahteraan yang dirasakan bersama. - Pustaka Al-Kautsar Publisher -

... dai tersebut dengan wajah menyesal mengikutinya. Setelah tiga bulan menetap di daerah tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk Islam, Fadlan mengatakan kepada dai dari Surabaya bahwa ini karena dai tersebut mempunyai niat yang ...

Bangkit dan Runtuhnya Daulah Fathimiyah

Daulah Fathimiyah yang berdiri di Ifriqiya, sebuah wilayah di Magh•ib A1-Adna (Maghrib Dekat), yang saat ini terletak di kawasan Tunisia, Tripolitania (barat Libya), dan Constantinois (tenggara Algeria), merupakan daulah yang turut mewarnai lembar sejarah dunia Islam, sebagaimana Daulah Abbasiyah dan Daulah Umawiyah. Daulah ini memegang teguh prinsip-prinsip ajaran Syiah Ismailiyah, yang dinisbatkan pada Ismail bin Ja'far Ash-Shadiq. Paham Syiah inilah yang menjadi ideologi daulah ini, sekaligus menjadi pijakan dalam menjalankan konstitusi negara. Penamaan daulah Fathimiyah diklaim berdasarkan nisbat secara geneologi pada keturunan Rasulullah, yakni Fathimah; Meskipun ada yang mengatakan bahwa penyebutan yang lebih tepat adalah Daulah Ubaidiyah, sebagaimana nama pendirinya Ubaidillah Al-Mandi. Rentang kekuasaan daulah ini berada pada dua fase, yaitu pada masa kekuasaan di Ifriqiya (297-362 H/910-973 M) dan Mesir serta Timur Islam (326-567 H/ 973- 1171 M) Selain menyajikan fakta dan data tentang sejarah Daulah Fathimiyah, buku ini juga menceritakan konflik dan perseteruan yang terjadi pada masa daulah tersebut. Termasuk dengan kekuatan Byzantium yang pada masa lalu juga diperhitungkan oleh dunia. Sebagai sajian yang lengkap, buku ini ditutup dengan munculnya Shalahuddin A1-Ayyubi, yang tak hanya berhasil menaklukkan kekuasaan Kristen, tetapi juga mampu mengambil alih kekuasaan Daulah Fathimiyah pada akhir keruntuhannya. Sehingga peralihan kekuasaan dari Daulah Fathimiyah (Syiah) ke Dinasti Ayyubiyah (Sunni) menjadi mata rantai sejarah yang sarat dengan pelajaran dan hikmah. Sebagai sebuah kaiya sejarah, buku ini sangat layak Anda baca! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

... Dai Abu Abdillah telah berkenalan dengan Al-Hasan bin Farajdi Kufah. Setahun kemudian, Ad-Dai Abu Abdillah ikut bergabung dengan rombongan jamaah haji Yaman dan berangkat bersama mereka ke Makkah210pada tahun 279 H/893 M. Hal itu ...