Sebanyak 764 item atau buku ditemukan

Biografi pahlawan Hajjah Andi Depu Maraddia Balanipa

Biography of Andi Depu, 1907-1985, a patriot from Sulawesi Selatan Province.

... istri , terserah apakah ikan itu akan dijual atau akan dimakan , dikeringkan semua itu adalah tugas si istri . Didaerah - daerah terkenal dengan istilah hidup " Sironda - ronda siamasei dan sianaopami " . Sironda - ronda dimaksudkan ...

Tafsir negara Islam dalam dialog kebangsaan di Indonesia

Criticism on Islamic state in Indonesia.

... wa al - Jamâ'ah oleh NU adalah ajaran 83 Lihat KH Achmad Siddiq , Islam , Pancasila dan Ukhuwwah Islamiyyah ( Jakarta : Lajnah Ta'lif wa al - Nasr PBNU , 1985 ) , hal . 15 ** Dikutip oleh Munawir Sjadzali , Azas Pancasila , hal . 1 85Di ...

Modern Indian Responses to Religious Pluralism

The study of modern Indian responses to the challenge of pluralism reveals the outcome of 2500 years of experience in this "living laboratory" of religious encounter, and offers wisdom to the modern West in its relatively recent encounter with this challenge. A remarkable team of scholars joins forces in this book to examine how religious pluralism actually functions in India. It focuses on both the responses from within Hinduism and of other religions in India, with chapters on Parsis, Indian Islam, Indian Christianity, Sikhism, and Tibetan Buddhism.

A remarkable team of scholars joins forces in this book to examine how religious pluralism actually functions in India.

Ya Tuhan, Mengapa Kau Ambil Dia Dariku?

"Setiap orang memiliki jam kehidupannya masing-masing. Satu ketika jam itu akan berhenti berputar dan ia akan meninggal dunia. Itulah sebuah kehidupan, yang sekaligus sebuah misteri. Semua orang tahu itu. Namun, bagaimana bila jam kehidupan orang yang kita kasihi berhenti berputar? Perasaan tidak percaya, marah, kecewa, sedih bisa saja kita alami. Itulah suatu perasaan duka. Bagaimana kita harus berhadapan dengannya secara tepat? Bagaimana kita harus mengatasi perasaan duka? Ternyata, tak jarang orang gagal mengatasi kedukaannya. Akibatnya, ia terus dibayang-bayangi kesedihan, merasa tak berdaya, emosi cenderung labil, dan kurang berfungsi secara optimal dalam kehidupan. Tentu kita tidak ingin menjadi pribadi seperti itu. Itulah sebabnya, buku ini hadir untuk menjadi sahabat perjalanan yang menuntun kita secara lembut menuju tahap kehidupan yang lebih baik, lebih normal, dan lebih sehat. Apakah kita ingin mencapai hal tersebut? "Kelahiran dan kematian selalu ada. Dan tidak semua kita siap menghadapi kematian atau peristiwa ditinggalkan oleh orang-orang yang kita cintai. Ada banyak petunjuk di buku ini yang bisa menguatkan dan membuat kita siap menghadapi kedukaan... bahkan kematian kita sendiri." ---Meigel Bentura, Drs. Ec., Manajer PT Prima Elektrik Power, grup Jawa Pos"

"Setiap orang memiliki jam kehidupannya masing-masing.