COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Cerdas Mengelola Uang: Literasi Keuangan untuk Anak Sekolah Dasar
Pengelolaan uang yang baik adalah salah satu kunci untuk mencapai kehidupan yang sejahtera dan mandiri. Namun, banyak dari kita yang tidak diajarkan tentang cara mengelola uang dengan baik sejak usia dini. Buku "Cerdas Mengelola Uang: Literasi Keuangan untuk Anak Sekolah Dasar" ini hadir untuk membantu anak-anak sekolah dasar memahami dasar-dasar pengelolaan uang yang baik. Buku ini disusun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga anak-anak dapat dengan mudah memahami konsep konsep keuangan yang penting. Melalui buku ini, anak-anak akan belajar tentang pentingnya menabung, cara mengelola uang dengan bijak, dan bagaimana membuat keputusan keuangan yang tepat. Buku ini juga akan membantu anak-anak memahami nilai-nilai keuangan yang baik, seperti hemat, disiplin, dan bertanggung jawab.
Menulis Karya Ilmiah dengan Cerdas: Panduan Praktis untuk Mahasiswa dalam Menulis Karya Ilmiah
Dalam bunga rampai ini, berbagi pengalaman dan panduan praktis bagi rekan-rekan yang ingin menghasilkan karya ilmiah dengan lebih mudah dan efektif. Pertama, penulis memperkenalkan pembaca pada pentingnya karya ilmiah dalam dunia akademik dan perannya sebagai sarana berkontribusi pada pengetahuan dan pemecahan masalah. Dengan memahami nilai-nilai dan manfaat karya ilmiah, penulis memberikan inspirasi bagi untuk mengambil langkah maju dalam dunia penulisan ilmiah. Selanjutnya, penulis menjelaskan tentang jenis-jenis karya ilmiah yang umum dijumpai, seperti artikel ilmiah, skripsi, tesis, dan disertasi. Melalui penjelasan yang jelas dan ringkas, akan memahami perbedaan mendasar antara setiap jenis karya ilmiah dan bagaimana memilih yang paling sesuai dengan bidang studi dan minat mereka. Pada bagian selanjutnya, penulis menggali teknik pemilihan topik penelitian yang relevan dan menarik. akan diajak untuk memahami pentingnya menentukan topik yang tepat agar karya ilmiah dapat memberikan sumbangan nyata bagi bidang studi dan masyarakat secara luas. Penulis kemudian menguraikan proses penyusunan kerangka karya ilmiah yang sistematis. akan dipandu langkah demi langkah dalam merumuskan rumusan masalah, tujuan penelitian, dan kerangka teoritis yang solid untuk memastikan karya ilmiah memiliki landasan yang kuat. Dalam bab selanjutnya, penulis membahas tentang teknik pengumpulan data yang efektif dan valid. Melalui contoh-contoh studi kasus, akan belajar bagaimana mengumpulkan data dengan tepat sesuai dengan metode penelitian yang digunakan. Penulis juga memberikan panduan dalam menulis abstrak yang informatif dan menggugah minat pembaca. akan diberikan tips untuk merangkai abstrak yang ringkas namun komprehensif agar karya ilmiah mereka lebih terbuka untuk diakses dan diapresiasi oleh para pembaca. Terakhir, penulis mengajarkan teknik merujuk sumber dengan tepat dan konsisten. akan diajak untuk memahami pentingnya menyajikan sumber-sumber yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penelitian dan pengembangan ilmiah. Dengan menggabungkan pengalaman penulis sebagai dan panduan praktis yang lengkap, book chapter ini menjadi alat yang berharga bagi yang ingin menghasilkan karya ilmiah dengan cerdas dan berkontribusi positif dalam dunia ilmiah.
Ayo Makan Sehat! Panduan Cerdas dan Menyenangkan Untuk Guru dan Orang Tua
Makanan sehat adalah kunci tumbuh kembang anak yang optimal, tetapi memastikan anak-anak mendapatkan gizi seimbang sering kali menjadi tantangan. Buku ini menawarkan panduan praktis bagi guru, orang tua, dan masyarakat untuk memahami serta menerapkan pola makan sehat melalui konsep Tumpeng Gizi Seimbang dan Piring Makanku, strategi edukasi di sekolah dan rumah, serta kisah inspiratif dari program gizi yang sukses. Panduan aplikatif dan bahasa yang mudah dipahami menjadikan buku ini solusi tepat untuk membentuk kebiasaan makan sehat pada anak sejak dini. Dapatkan sekarang dan jadilah bagian dari perubahan menuju generasi yang lebih sehat!
Cerdas 123 Dan Berhitung
Cerdas 123 Dan Berhitung karya Heru Kurniawan, Umi Khomsiyatun cocok untuk anak-anak belajar berhitung dengan menyenangkan. Berhitung adalah salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh anak. Manfaat berhitung adalah anak dapat dapat berpikir logis dan sistematis sejak dini. Sebelum anak belajar berhitung anak akan belajar mengenal dan memahami angka. Melalui buku cerdas 123 dan berhitung anak akan belajar mengenal angka, mengenal urutan angka, dan belajar berhitung sederhana dengan aktivitas yang seru dan menyenangkan. Ayo, asah kemampuan anak untuk cerdas berhitung secara menyenangkan. Masa kanak-kanak adalah masa bermain, orang tua harus bisa menempatkan diri dengan anaknya, bagaimana caranya berinteraksi dan juga bersikap, agar anaknya senantiasa nyaman dengan lingkungannya. Belajar juga harus memiliki caranya sendiri bagi anak-anak, karena jika dipaksa maka tidak baik, tidak ada anak-anak yang suka digurui dan dipaksa, maka dari itu orang tua harus mampu menjadi teman bagi anak-anak. Buku ini cocok untuk mu yang sedang mencari bahan bacaan, sebab membaca membuatmu dapat berpikir kritis, transformasi ilmu dan juga banyak hal di dalam buku. Kamu juga memiliki banyak pandangan baru setelah membaca buku, tak jarang kamu akan menemukan dirimu di banyak versi. Dan jika beruntung kamu akan jatuh cinta dengan buku, dan ini sangat menyenangkan. Kegiatan membaca tak hanya kegiatan mengisi waktu luang melainkan mencari ilmu dan pengetahuan baru. Selamat membaca dan menamatkan segala bacaan yang sedang kamu baca, termasuk buku ini! Detail Jumlah Halaman 144 Penerbit Elex Media Komputindo Tanggal Terbit 19 Agt 2019 Berat 0.28 kg ISBN 9786230003189 Lebar 19.0 cm Panjang 24.0cm Penulis Heru Kurniawan, Umi Khomsiyatun
Rahasia Keputusan Cerdas: Strategi Negativisme Konstruktif untuk Ungkap Risiko & Raih Sukses Besar!
Dalam filsafat dan psikologi, positivisme dan negativisme adalah dua pendekatan yang sangat berbeda dalam memahami dunia dan menjalani kehidupan. Positivisme adalah paham yang mendorong individu untuk selalu melihat sisi terang dari setiap situasi, menekankan pentingnya berpikir positif, optimisme tanpa batas, dan keyakinan bahwa segala sesuatu akan berjalan dengan baik jika seseorang cukup percaya dan berusaha. Sebaliknya, negativisme bukanlah sekadar pesimisme, melainkan pendekatan kritis dan realistis yang menekankan pentingnya mengantisipasi kemungkinan buruk, memandang dunia secara lebih objektif, dan menghindari ekspektasi berlebihan yang dapat berujung pada kekecewaan. Positivisme modern telah menjadi bagian integral dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pengembangan diri hingga strategi bisnis. Banyak buku self-help dan seminar motivasi menekankan bahwa berpikir positif adalah kunci utama menuju kebahagiaan dan kesuksesan. Konsep seperti hukum tarik-menarik (law of attraction) mengajarkan bahwa energi positif akan menarik hal-hal baik ke dalam hidup seseorang. Akibatnya, banyak orang mencoba menghilangkan pikiran negatif dan menggantinya dengan afirmasi positif, berharap bahwa hal itu akan mengubah realitas mereka. Namun, pendekatan ini memiliki masalah mendasar. Positivisme sering kali mengabaikan kenyataan bahwa dunia penuh dengan ketidakpastian dan risiko. Berfokus hanya pada sisi positif dapat membuat seseorang buta terhadap potensi bahaya dan kurang mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan buruk. Hal ini berisiko menimbulkan keputusan yang tidak bijak karena kurangnya pertimbangan terhadap konsekuensi negatif.
Cerdas Belajar Biologi
Almajmu Syarkhil Muhadzab Li Syairozi
Fikih
Almajmu Syarkhil Muhadzab Li Syairozi
Fikih
Tafsir Ayat Ahkam
Tafsir Quran
PENAFSIRAN SURAT AL-QADR DALAM TAFSIR AL-JAILANI
PENAFSIRAN SURAT AL-QADR DALAM TAFSIR AL-JAILANI
Tafsir Ideologis dalam Media Islam
Seiring perkembangan zaman, tafsir atas kitab suci al-Qur'an tidak hanya disebarkan melalui media mainstream, seperti buku dalam bahasa Indonesia atau kitab dalam bahasa Arab. Kini, tafsir al-Qur'an juga mulai didiseminasikan melalui media massa, mulai dari koran harian, buletin mingguan, atau majalah dwimingguan. Tafsir yang dituangkan melalui media massa ini pada hakikatnya sama dengan karakteristik tulisan media massa lain yang memiliki kepentingan bagi penulis atau pemilik media massa tersebut. Bukan hanya itu, tidak menutup kemungkinan, tafsir di media massa ini digunakan sebagai salah penggiringan opini, bahkan, sebuah propaganda dari sebuah agenda besar yang terstruktur dan masif. Buku ini akan mengupas tuntas perihal salah satu contoh tafsir yang termuat di dalam media massa. Dalam hal ini, Buletin Dakwah Kaffah menjadi fokus studi dalam membahas tafsir yang beredar di media massa. Bukan hanya menjelaskan secara deskriptif, buku ini juga turut menyajikan analisis mendalami terkait dengan ideologi yang diusung oleh Buletin Dakwah Kaffah melalui analisis ayat dan tafsir al-Qur'an yang digunakan oleh mereka. Tidak hanya sekedar klaim semata, buku ini juga membeberkan sejumlah data yang ditampilkan dalam beberapa edisi Buletin Dakwah Kaffah sehingga para pembaca bisa menelaah secara langsung apa yang disampaikan oleh mereka. Meski terdengar cukup serius dan mendalam, buku ini tetap berusaha menggunakan bahasa yang mudah dipahami bagi semua kalangan pembaca, tidak hanya terbatas pada kalangan akademis semata. Harapannya, buku ini bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh pembaca tentang sebuah ideologi dalam sebuah penafsiran. Wallahu a’lam bishawab.
TAFSIR ULUL ALBAB Juz 01
Al-Qur’an diturunkan bukan hanya untuk peradaban masa lalu. Melainkan, juga bagi manusia di masa kini dan masa depan. Bahkan, sampai berakhirnya kehidupan di Bumi. Mendampingi peradaban yang terus berkembang. Dengan segala masalahnya, yang juga terus bertambah kompleks. Masih cocokkah al-Qur’an untuk peradaban milenial dan masa depan? Tentu saja. Karena, sesungguhnya al-Qur’an adalah petunjuk kehidupan. Sampai kapan pun. Isinya tetap sama, pemahamannya disesuaikan dengan zamannya. Begitulah semestinya. Maka, buku “Tafsir Ulul Albab” ini adalah salah satu wujud dari ijtihad itu. Sebuah upaya untuk memahami kitab suci yang mulia dalam sudut pandang kekinian. Berbasis pada pendekatan ilmiah yang merujuk kepada perkembangan sains dan teknologi, serta data-data empirik paling mutakhir di zamannya.
Metode Tafsir Tematik Fazlur Rahman dan Muhammad Baqir Al-Shadr
Terdapat empat indikasi dari produk tafsir era modern- kontemporer. Pertama, memperlakukan teks secara objektif. Kedua, berdasarkan kronologis pewahyuan. Ketiga, bersifat kontekstual. Keempat, terbuka terhadap pelbagai macam penafsiran. Salah dua dari sekian banyak tokoh tafsir modern-kontemporer yang menarik perhatian penulis adalah Fazlur Rahman dan Muhammad Bâqir al-Shadr. Keduanya menawarkan sebuah gagasan penafsiran al-Qur’an dengan basis metode tafsir tematik. Kajian tafsir tematis Rahman, ia tuangkan pada karyanya Major Themes of The Qur’an. Sedangkan tawaran tafsir tematis Bâqir terpotret secara integral dalam karyanya al-Madrasah al-Qur’âniyyah.
Metodologi Penelitian Tafsir dan Aplikasinya
Buku Metodologi Penelitian Tafsir dan Aplikasinya merupakan panduan komprehensif untuk memahami metode dan teknik dalam menafsirkan teks-teks Al-Qur’an. Dalam buku ini, pembaca akan diajak menjelajahi berbagai pendekatan tafsir yang telah berkembang sepanjang sejarah Islam, serta bagaimana pendekatan-pendekatan ini dapat diterapkan dalam konteks modern saat ini. Bagian pertama buku ini membahas landasan teori dari metodologi tafsir, termasuk sejarah perkembangan ilmu tafsir, prinsip-prinsip dasar yang digunakan oleh mufasir (ahli tafsir), dan berbagai aliran atau mazhab dalam tafsir. Aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam tafsir Al-Qur’an. Bagian kedua berfokus pada metode tafsir yang spesifik, seperti tafsir al-ikhtilaf (perbedaan pendapat), tafsir al-i’jaz (keajaiban bahasa Al-Qur’an), dan tafsir al-tahlili (analisis mendalam terhadap ayat-ayat). Buku ini juga membahas teknik-teknik penafsiran yang digunakan dalam berbagai periode sejarah, serta kontribusi para mufasir terkemuka dalam mengembangkan metode-metode ini. Bagian ketiga mengulas aplikasi praktis dari metodologi penelitian tafsir dalam konteks kontemporer. Penulis mengeksplorasi bagaimana metode tafsir dapat diterapkan dalam menangani isu-isu sosial, politik, dan budaya yang relevan di dunia modern. Dengan pendekatan yang menyeluruh dan terstruktur, buku ini bertujuan untuk menyediakan pemahaman yang mendalam tentang metodologi penelitian tafsir dan relevansinya dalam konteks kekinian. Buku ini cocok untuk akademisi, pelajar, dan siapa saja yang tertarik dalam studi Al-Qur’an serta tafsirnya.
Pendekatan Kontekstual dalam Tafsir Al-Qur'an
Seorang mufassir dituntut mempelajari Ilmu Sosiologi Bahasa dan Retorika; karena kedua ilmu ini sangat penting untuk memahami realitas dan dimensi-dimensi manusia. Ilmu dan perangkatnya yang relatif baru ini telah menghasilkan pengetahuan yang sangat penting, sehingga sudah menjadi kebutuhan dalam agama (dharurah syar’iyyah). Penulis mengajak untuk memanfaatkan hasil-hasil kajian dalam ilmu semantik moderen dalam rangka mengembangkan kajian Al-Qur’an sesuai dengan spirit dan semangat warisan Islam. Dengan memanfaatkan penemuan-penemuan semantik kontemporer maka akan semakin jelaslah keagungan Al-Qur’an dan terbuktilah bahwa apa yang telah diungkapkan oleh ulama-ulama terdahulu ternyata sesuai dengan ilmu kontemporer, bahkan menjadi landasan teoritis bagi penge-tahuan moderen. Buku ini amat penting dimiliki oleh siapa saja yang disiplin keilmuannya berkaitan dengan kajian Al-Qur’an dan Tafsir
Tafsir Perempuan
Wacana mengenai perjumpaan al-Qur’an, perempuan, dan kebudayaan kontemporer merupakan salah satu wacana utama dalam arus pemikiran Islam modern, dan Asghar Ali Engineer termasuk intelektual Muslim garda depan dalam wacana tersebut. Teorinya mengenai teologi pembebasan feminis cukup familiar bagi publik Indonesia. Melalui teorinya ini, ia berupaya mendekonstruksi fiqh perempuan yang diproduksi oleh ulama-ulama terdahulu yang pada era sekarang sudah tidak relevan lagi. Di dalam buku ini, Asghar Ali Engineer dengan cukup tangkas membeberkan efek logis dari kebudayaan kontemporer terhadap peran dan serta perempuan di ruang publik. Kemudian, ia menawarkan metode penafsiran baru terhadap al-Qur’an yang sama sekali berbeda dari metode-metode penafsiran lama sehingga ‘fiqh perempuan’ baru yang ia tawarkan tidak melenceng dari koridor-koridor yang ditetapkan oleh nash, sekaligus sesuai dengan tren kehidupan yang dibawa oleh kebudayaan kontemporer. Metode itu ia sebut sebagai metode arkeologi. Dengan metode ini, ia bukan saja menawarkan perspektif-perspektif baru mengenai relasi al-Qur’an, perempuan, dan kebudayaan kontemporer, melainkan juga sampai pada satu temuan pentingnya bahwa doktrin-doktrin lama yang misoginis, diskriminatif, dan menafikan eksistensi kaum perempuan merupakan salah satu megaskandal dominasi laki-laki terhadap doktrin Islam.
Hermeneutika sebagai Pendekatan Alternatif dalam Pembelajaran Tafsir dan Ilmu Tafsir
Pendekatan dan metode pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir terus mengalami pergeseran sesuai dengan pengalaman belajar dan kompetensi yang dimiliki oleh para pendidik. Ada yang mengajar secara tekstualis sesuai dengan makna harfiyah karena latar belakang belajarnya yang mungkin mengarahkan itu. Ada yang mulai berani memahami tafsir sebagai sebuah materi yang tetap tapi pemahamannya berkembang sebagai sebuah metodologi yang akan terus berkembang sesuai dengan perubahan zaman, tempat, dan situasinya. Fenomena ini terjadi pada hampir semua jenjang pendidikan, terlebih pada perguruan tinggi yang notabene sebagai produsen generasi yang kritis dan produktif. Buku ini akan membahas bagaimana metode dan pendekatan yang mungkin bisa dikembangkan oleh pendidik dalam pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di perguruan tinggi agama Islam. Harapannya, hal yang demikian itu dapat menambah wawasan dan khazanah dalam pengembangan pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di semua jenjang pendidikan, terutama pada jenjang perguruan tinggi.
Tafsir sebagai Spirit Pembaruan Keagamaan di Nusantara Abad 19
Khazanah tafsir di Indonesia telah menapak jejak sejak abad ke-17 dengan hadirnya kitab tafsir utuh “Turjuman al-Mustafid” karya Syekh Abdur Rouf Singkel, yang ditulis dalam bahasa Arab Melayu. Karya ini mengutip pendapat dari mufasir terkenal seperti Jalaluddin al-Suyuthi dan al-Khazin, serta mengikuti model penafsiran kitab Jalalain yang disuguhkan untuk menjangkau kalangan awam dan terpelajar dalam kajian tafsir al-Qur’an. Berbeda dengan karya tafsir pada abad ke-19, kitab “Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd” karya Syekh Nawawi al-Bantani ditulis dalam bahasa Arab dan ditujukan bagi kalangan terpelajar yang sudah memahami bahasa Arab dengan baik. Kekosongan selama satu abad di abad ke-18 tanpa karya tafsir dari ulama nusantara membawa kerinduan akan hadirnya kitab tafsir yang berikutnya. Syekh Nawawi, seorang ulama asal Banten yang menguasai berbagai disiplin ilmu seperti fikih, tauhid, hadis, dan tafsir, menjawab kebutuhan ini dengan karyanya yang berkontribusi besar dalam mencerdaskan rakyat Indonesia. Semangat perubahan dan pembaruan yang dituntut oleh zaman harus dipersiapkan sebaik mungkin dengan kembali kepada al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Disiplin ilmu tafsir menjadi kunci untuk mengerti arti dan makna al-Qur’an sehingga umat Islam dapat mengambil manfaat darinya. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi pembaca, terutama para mahasiswa Fakultas Tarbiyah dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.