30 Cerita Fabel Penuh Pesan Moral untuk Anak-Anak
Cerita anak yang dikarang oleh dr. Ayu Agustriani
COLLECTION
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Cerita anak yang dikarang oleh dr. Ayu Agustriani
Buku ini bukan buku kumpulan prestasi, tetapi refleksi dari proses yang dialami seorang ibu, sepasang suami-istri, bude atau tetangga peduli, serta individu berbagai profesi. Buku ini membuka rangkaian catatan lain yang akan kami terbitkan, dan dimulai dengan berbagai hal berkait pengelolaan emosi—salah satu materi kurikulum Keluarga Kita, dalam modul Hubungan Reflektif, Disiplin Positif, dan Belajar Efektif, yang menurut hasil monitoring dan evaluasi Keluarga Kita, termasuk paling sulit diimplementasi. Men-CARI CARA tanpa lelah, meng-INGAT IMPIAN TINGGI, me-NERIMA TANPA DRAMA, TIDAK TAKUT SALAH, dan ASYIK MAIN BERSAMA; mudah mengingatnya, sering kali susah mengubah perilaku kita. Lembar-lembar berikutnya akan membantu kita semua melihat bukti praktik baiknya. Semoga inisiasi para Rangkul yang terus berjuang dalam kerelawanan akan selalu mendapat dukungan. Memutus lingkaran negatif dalam pengasuhan, menguatkan lingkaran positif dalam kepedulian. Insya Allah, berkah melimpahi bukan hanya kita yang berupaya bersama di saat ini, tetapi menjadi bekal asa anak-cucu di kemudian hari.
Author's account on his Catholic pastoral theology in Indonesia.
On community empowerment through innovation in various aspects in Indonesia.
"Paling lambat 1,5 bulan ke depan, kalian semua harus sudah berangkat!" Demikian ucapan Prof. Rhenald Kasali di hari pertama masuk kuliah Pemasaran Internasional yang sontak membuat kelas gaduh luar biasa. Negara tujuan ditentukan saat itu juga. Sementara paspor harus didapatkan dalam waktu dua minggu ke depan. Metode kuliah yang awalnya ditentang banyak orang tersebut-dari orangtua mahasiswa sampai sesama dosen-terbukti menjadi ajang "latihan terbang" bagi para calon rajawali. Demikian Prof. Rhenald mengibaratkannya. Tersasar di negeri orang dapat menumbuhkan mental self driving, syarat untuk menjadi pribadi yang bebas, mandiri, dan bertanggung jawab menentukan arah hidup sendiri. Dalam jilid pertama buku ini, para mahasiswa mengalami sendiri berbagai pengalaman unik. Ketinggalan pesawat, tidak punya uang sehingga terpaksa mencari negara miskin, kena tipu oleh pengemis, adalah beberapa di antaranya. [Mizan, Noura Books, Self Driving, Mahasiswa, Indonesia, Belajar, Eropa, Dunia]
The Indonesian independence struggle in the Bengkulu Province.
Relations among religions and multiculturalism in Indonesia; result of a dialog.
Success in doing business in Indonesia; collection of articles, previously published in Kompas daily.
Geography of West Sumatra Province.
Political violence, ethnic and religious conflicts, etc. in Maluku Province, Indonesia.
The intelectual challenge on Islam in Indonesia.
Geography of Agam regency and Bukittinggi municipality, West Sumatra.