Hasrian Rudi Setiawan
2024 · Book · Open Access
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan harus dimulai dengan meningkatkan kualitas peserta didik dan kualitas lulusan. Kedua hal tersebut dapat tercapai apabila sebuah lembaga pendidikan dapat melaksanakan pengelolaan (manajemen) dengan baik dan tepat. Oleh karena itu, buku ini hadir dengan berbagai pembahasan terkait manajemen peserta didik, diantaranya mencakup konsep, tujuan dan fungsi, prinsip dan pendekatan, serta ruang lingkup manajemen peserta didik, mulai dari perencanaan, penerimaan peserta didik, sampai dengan evaluasi pembelajaran, termasuk pengaturan mutasi peserta didik, serta bagaimana proses peningkatan kualitas lulusan dari sebuah lembaga pendidikan. Hadirnya buku ini, penulis berharap dapat memberikan pencerahan kepada pendidik, pelaku pendidikan, pengelola lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya, sehingga dapat menjalankan proses pengelolaan pendidikan dengan tepat sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas.
Muhamad Suhardi
2024 · Book · Open Access
Tujuan manajemen peserta didik adalah mengatur kegiatan peserta didik dalam proses pembelajaran di sekolah untuk pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan yang optimal. Manajemen peserta didik juga mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik dari mulai masuk sekolah sampai lulus sekolah. Pengaturan kegiatan peserta didik tersebut diarahkan pada peningkatan mutu kegiatan pembelajaran baik intra maupun ekstrakurikuler, sehingga memberikan konstribusi bagi pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah serta tujuan pendidikan secara keseluruhan.
Agi Maehesa Putri; Shopi Guspiati; Ida Bagus Alit Arta Wiguna; Fajrianti; Sisca Septiani; Rossa Ayuni; Margiyono Suyitno; Rahmi Hayati; Ai Desilawati; Upi Luthfiah Resnasari; Al Ahadid Wahyu Putra; Yayah Rahyasih
2024 · Book · Open Access
Melalui buku Manajemen Peserta Didik ini akan diberikan gambaran penuh terkait konsep manajemen peserta didik, ruang lingkup dan alur manajemen peserta didik sebagaimana mestinya. Sehingga pembaca khususnya para pengelola pendidikan mengetahui dan memahami apa saja yang harus mereka lakukan dan bagaimana tahapannya. Adapun secara terperinci apa saja yang dibahas dalam buku ini, diantaranya adalah; Konsep Dasar & Teori Manajemen Peserta Didik, Tujuan & Fungsi Manajemen Peserta Didik, Prinsip & Pendekatan Manajemen Peserta Didik, Perilaku & Karakteristik Peserta Didik, Analisis Kebutuhan Peserta Didik Satuan Pendidikan, Perencanaan & Penerimaan Peserta Didik, Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik, Pencatatan Data Peserta Didik & Instrumen yang Digunakan, Evaluasi Manajemen Peserta Didik dalam Upaya Peningkatan Mutu Lulusan, Manajemen Bimbingan & Konseling Serta Layanan Peserta Didik, Manajemen Peserta Didik dalam Kelas, Manajemen Peserta Didik dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Sekolah. Dari uraian judul pembahasan di atas, buku ini diharapkan mampu memberikan jawaban atas permasalahan-permasalahan yang dihadapi terkait pengelolaan peserta didik.
Irjus Indrawan; Jauhari; Edro Pedinata
2024 · Book · Open Access
Manajemen peserta didik pada lembaga pendidikan sangat penting karena yang menjadi input, proses, dan output pendidikan adalah peserta didik. Manajemen peserta didik yang bermutu berkontribusi pada adanya output pendidikan yang bermutu. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi manajemen peserta didik baik di sekolah atau madrasah agar mendukung pencapaian tujuan pendidikan, baik tujuan kurikuler mata pelajaran, tujuan institusional lembaga atau satuan pendidikan, dan tujuan pendidikan nasional.
M. Ilham Muchtar; Mujahidah Mujahidah; Farhan Rezki Arifin; Mulyana Abdullah; Muhammad Yasin; Nurhidaya M; Rosmalina Kemala; Ferdinan Ferdinan; Amirah Amirah
2024 · Book · Open Access
Buku "Manajemen Pendidikan Islam: Teori dan Panduan Komprehensif" adalah sumber penting yang menggambarkan konsep-konsep dasar dan praktik terkait manajemen pendidikan dalam konteks Islam. Buku ini membahas esensi manajemen pendidikan Islam, mencakup nilai-nilai, prinsip, dan etika yang menjadi landasan pendidikan Islam. Para pembaca akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang tugas dan tanggung jawab yang terlibat dalam pendidikan Islam, baik dari perspektif guru, siswa, orang tua, maupun administrator sekolah. Fungsi-fungsi manajemen pendidikan, seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahkan, pengawasan, dan pengendalian, juga dijelaskan secara rinci. Buku ini mengangkat pentingnya memandang sekolah atau madrasah sebagai sistem yang kompleks dan bagaimana manajemen yang efektif dapat meningkatkan kinerjanya. Dengan fokus pada manajemen peserta didik, kurikulum pendidikan Islam, manajemen pembiayaan, mutu sekolah/madrasah, dan kepemimpinan dalam konteks pendidikan Islam, buku ini memberikan panduan komprehensif bagi para praktisi pendidikan Islam untuk mengoptimalkan lembaga mereka. Buku ini adalah sumber yang tak ternilai bagi siapa pun yang ingin memahami dan meningkatkan manajemen pendidikan Islam.
Nailul Azmi
2024 · Book · Open Access
Banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan dari implementasi pendidikan karakter, salah satunya adalah kemampuan pihak sekolah/madrasah dalam memanajnya. Manajemen pendidikan karakter yaitu usaha yang terencana untuk menjadikan peserta didik mengenal, peduli dan menginternalisasi nilai-nilai agar peserta didik mampu menumbuhkan karakter khasnya yang terdiri dari proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Buku ini menyajikan konsep bagaimana manajemen pendidikan karakter hadir sebagai jawaban atas isu-isu yang berkembang terkait rusaknya karakter bangsa dan khususnya di kalangan pelajar. Buku ini terdiri dari lima bab, di antaranya, bab 1. Pendahuluan. Bab 2. Manajemen pendidikan. Bab. 3 Pendidikan karakter. Bab 4. Manajemen pendidikan karakter. Bab 5. Implementasi manajemen pendidikan karakter untuk sekolah/madrasah.
Miftahul Ulum...et all
2024 · Book · Open Access
Dr. Sukatin; S.Pd.I.; S.Pd.; M.Pd.I.; Andri Astuti; S.Pd.I.; M.Pd.I.; Zulqarnain; S.Ag.; M.Hum.; Ph.D.; Fitri Nasution; S.Pd.I.; M.Pd.I.; Nur'aini; S.HI.; M.Pd.I.; Zilawati; S.Pd.I.; M.Pd.
2024 · Book · Open Access
Manajemen merupakan sebuah proses kegiatan yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang telah ditetapkan dan ditentukan sebelumnya untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien. Pendidikan karakter di sekolah juga sangat terkait dengan manajemen atau pengelolaan sekolah. Pengelolaan yang dimaksud adalah bagaimana pendidikan karakter direncanakan (planning), dilaksanakan (actuating), dan dikendalikan (evaluation) dalam kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah secara memadai. Penerapan psikologi dalam situasi praktis berdasarkan pada pengetahuan ilmiah tentang tingkah laku. Jadi bukan dengan cara common sense, melainkan menggunakan prinsip-prinsip psikologi secara sistematis. Kehadiran buku ini merupakan bagian dari sumbangsih pemikiran penulis untuk mengkaji/membahas tentang psikologi manajemen karena psikologi merupakan ilmu tentang tingkah laku. Pada hakikatnya tingkah laku manusia itu sangat luas, semua yang dialami dan dilakukan manusia merupakan tingkah laku. Semenjak bangun tidur sampai tidur kembali manusia dipenuhi oleh berbagai tingkah laku. Dengan demikian objek ilmu psikologi sangat luas, akan tetapi di dalam buku ini fokus membahas tentang psikologi manajemen. Buku ini sangatlah penting bagi mahasiswa dan pendidik yang sedang mendalami bidang psikologi atau pendidikan karakter. Buku ini juga sangat penting bagi pendidik, tenaga pendidik, kepala sekolah, dan peserta didik untuk memahami konsep psikologi. Psikologi Manajemen ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
Irjus Indrawan; editor; Muhammad Jaelani
2024 · Book · Open Access
Buku kategori Manajemn yang berjudul Pengantar manajemen sarana dan prasarana sekolah merupakan buku karya dari Irjus Indrawan. Buku ini memaparkan mengenai manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah proses pengadaan dan pendayagunaan komponen-komponen yang secara langsung maupun tidak langsung jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efesien. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan bertugas mengatur dan menjaga sarana dan prasarana pendidikan agar dapat memberikan kontribusi pada proses pendidikan secara optimal. Kegiatan pengelolaan ini meliputi kegiatan perencanaan, pengadaan, pengawasan, penyimpanan inventarisasi, penghapusan, penggunaan/pemanfaatan dan tanggung jawab. Dalam pengadaan dan menggunakan sarana dan prasarana di sekolah dibutuhkan suatu proses, yaitu mulai dari perencanaan, pengadaan, pengaturan, penggunaan, dan penghapusan. Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan proses perancangan upaya pembelian, penyewaan, peminjaman, penukaran, daur ulang, rekondisi/rehabilitasi, distribusi atau pembuatan peralatan dan pelengkapan yang sesuai dengan kebutuhan. Proses ini sebaiknya melibatkan unsur-unsur penting sekolah, seperti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, guru, tata usaha, bendahara, serta komite sekolah.
Undang Ruslan Wahyudin
2024 · Book · Open Access
Buku kategori manajemen yang berjudul Manajemen Pendidikan (Teori Dan Praktik Dalam Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional) ini merupakan karya dari Undang Ruslan Wahyudin.
Dr. M. Fadlillah; S.Pd.I.; M.Pd.I.
2024 · Book · Open Access
Manajemen pendidikan berguna untuk merencanakan dan melaksanakan berbagai kegiatan di sekolah. Oleh karena itu, manajemen pendidikan memiliki kedudukan sangat penting dalam operasional sekolah. Di samping itu, manajemen pendidikan juga menjadi salah satu penentu kemajuan dan berkembangnya sekolah. Buku Manajemen Pendidikan di Sekolah yang ada di tangan pembaca ini merupakan buku yang disusun untuk membantu mempermudah mahasiswa dalam memahami materi-materi matakuliah manajemen pendidikan. Buku ini dapat menjadi referensi tambahan bagi mahasiswa dan khazanah keilmuan di bidang manajemen pendidikan. Setiap materi dipaparkan dengan sangat jelas dan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa. Untuk itu, buku ini sangat tepat dijadikan referensi mahasiswa untuk matakuliah manajemen pendidikan. Di samping itu, buku ini dapat digunakan oleh dosen, guru, dan praktisi pendidikan di seluruh Indonesia Buku ini sudah disesuaikan dengan kebijakan Merdeka Belajar yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penulis menyajikan buku ini secara profesional dan lengkap sehingga benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, guru, maupun pembaca umum lainnya. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #PrenadaMedia
Dr. H. Dadan Nurulhaq; M.Ag.; Titin Supriastuti; M.Pd.
2024 · Book · Open Access
Masalah yang sering dihadapi guru adalah manajemen pembelajaran. Banyak guru yang tidak mampu membuat perencanaan pembelajaran, sehingga pembelajaran tidak dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam hal pelaksanaan dan evaluasi pembelajaranpun masih banyak guru yang mengalami kesulitan, tak terkecuali guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Padahal manajemen pembelajaran dalam SKI sangat berpengaruh dalam meningkatkan akhlak peserta didik. Buku yang ditulis berdasarkan riset ini mencoba mengidentifikasi berbagai unsur terkait manajemen pembelajaran SKI untuk meningkatkan akhlak peserta didik. Unsur-unsur tersebut antara lain meliputi: perencanaan pembelajaran; pelaksanaan pembelajaran; dan evaluasi pembelajaran SKI. Dengan manajemen pembelajaran yang baik, diharapkan akhlak peserta didik pun dapat lebih meningkat menuju akhlak al-karimah.***
Dr. Andrias; S.Pd.; M.Pd.; Aswin Saputra; M.Pd.; Dr. Rinovian Rais; M.Pd.; Dr. Abdurrahman; S.Kp.; M.Pd.; Andri Cahyo Purnomo; M.Pd.; Efrida Ita; S.S.; M.Pd.; Alisa Alfina; M.Pd.; Mokhamad Yaurizqika Hadi; M.Pd.; Dr. Yudi Supiyanto; M.Pd.; Fitriani;
2024 · Book · Open Access
Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pendidikan, manajemen memiliki peran yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Perencanaan merupakan langkah awal dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus membuat rencana yang detail dan terstruktur mengenai tujuan pendidikan, sumber daya yang tersedia, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang matang dapat membantu pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan. Pelaksanaan pendidikan merupakan tahap lanjutan dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mampu mengimplementasikan rencana yang telah dibuat. Hal ini meliputi pemilihan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan sumber daya dengan efektif, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pihak-pihak terkait juga harus memastikan bahwa semua proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkoordinasi dengan baik. Evaluasi merupakan tahap terakhir dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mengevaluasi hasil pendidikan yang telah dicapai. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ujian, tes, atau observasi. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam proses pendidikan, serta memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan ke depan. Manajemen pendidikan yang baik dapat memberikan banyak manfaat, antara lain adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan memastikan keterlibatan aktif semua pihak terkait. Oleh karena itu, manajemen pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Manajemen pendidikan memiliki berbagai fungsi yang penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan berkualitas dan efektif. Ada lima fungsi utama dalam manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan evaluasi. Perencanaan Fungsi perencanaan mencakup proses penyusunan rencana, strategi, dan tujuan pendidikan yang harus dicapai. Perencanaan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, infrastruktur, program, serta metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pendidikan. Pengorganisasian Fungsi pengorganisasian berkaitan dengan pengaturan dan penempatan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan pendidikan. Hal ini meliputi pengorganisasian proses pembelajaran, penentuan jadwal, penentuan kurikulum, dan penempatan tenaga pengajar. Pengendalian Fungsi pengendalian berkaitan dengan pengawasan terhadap proses pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil pembelajaran. Pengendalian juga meliputi penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar dan penggunaan sumber daya. Pengarahan Fungsi pengarahan berkaitan dengan pengelolaan hubungan antara tenaga pengajar, peserta didik, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hal ini meliputi komunikasi antara pihak-pihak terkait, koordinasi, dan pemberian arahan terhadap proses pembelajaran. Evaluasi Fungsi evaluasi berkaitan dengan pengukuran dan penilaian terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap kemajuan belajar peserta didik, penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar, dan penilaian terhadap penggunaan sumber daya. Artinya, manajemen pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan. Dengan melaksanakan fungsi-fungsi tersebut dengan baik, maka pendidikan yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien, serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
Juhaeti Yusuf; Yetri
2024 · Book · Open Access
Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan hakekat manusia seutuhnya sesuai dengan kodrat kemanusiaannya. Dari sini bisa dipahami bahwa pendidikan menjadi penting baik bagi masa depan peserta didik itu sendiri, maupun bagi masa depan peradaban manusia secara keseluruhan. Sehingga wajar jika sejak awal kedatangannya, Islam memberikan perhatian yang besar terhadap pentingnya pendidikan ini. Oleh karena itu, proses pendidikan harus didesain dan dikelola dengan baik agar tujuan pendidikan tersebut bisa tercapai. Artinya agar pendidikan berjalan dengan baik harus dimulai dari perencanaan yang baik hingga pengawasan yang baik, tak terkecuali peserta didik harus dikelola dengan baik pula. Dari sinilah kemudian lahir disiplin ilmu Mamanajemen Peserta Didik. Sebagai bagian dari disiplin manajemen pendidikan, manajemen peserta didik dipahami sebagai keseluruhan proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pembinaan secara kontinyu terhadap seluruh peserta didik agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara efektif dan efisien demi tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Ali Badri Masyhuri
2024 · Book · Open Access
Biografi Tokoh Agama Islam
A'Idh Al Qarni
2024 · Book · Open Access
Alam Kubur
Djamaluddin Ahmad Al Buny
2024 · Book · Open Access
Tasawuf
Husen A Bajry
2024 · Book · Open Access
Kesehatan Umum
David Johnston
2024 · Book · Open Access
A look at Lorca's ambivalent view of his own homosexuality as expressed through his life and his art. The restless passion and vibrant imagery of Federico Garcia Lorca's theatre and poetry continue to exercise a powerful fascination. Long recognized as the most innovative writer of twentieth century Spain, plays like Blood Wedding and collections of poetry such as Poet in New York are now considered amongst the artistic masterpieces of our century. This Outline focuses on Lorca's extraordinary creativity through the prism of his homosexuality without ever reducing the power of that work to a simple reading.
David Lancaster
2024 · Book · Open Access
"Montgomery Clift (1920-1966) was one of the most innovative stars in the history of post-war Hollywood, an actor of stunning beauty and delicacy who inspired contemporaries like Marlon Brando and James Dean, and who was nominated four times for an Academy Award. A major part of his appeal resided in the fact that he was a different kind of star, one that represented vulnerability, rebellion and less orthodox ways of being a man. If anything, Clift's appeal deepened after his death as evidence emerged of his bisexuality; he had relationships with a number of men, and there were even rumours that he and Elizabeth Taylor had contemplated getting married. Turbulent and self-consuming, he was blighted by alcohol and drug addiction, and died, a relatively forgotten figure, a few months before his forty-sixth birthday."--BOOK JACKET.