Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

5.972 item publik

Publikasi

Halaman 242 dari 299

Literasi Al-Qur’an di Sekolah Negeri; Studi Model, Implementasi, dan Evaluasi Kebijakan BTQ di Sekolah Dasar Negeri Kota Ternate

La Ode Ilman; Tobroni; Ishomudin; Khozin
2024 · Book · Open Access

Buku yang merupakan hasil penelitian ini mengungkap tujuan utama program literasi Al-Qur’an di Kota Ternate adalah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang religius dan berkarakter islami, yang menjadi suatu keniscayaan mengingat Ternate merupakan daerah kesultanan yang penduduknya mayoritas muslim. Pemimpin lokal meyakini bahwa upaya tersebut dapat diwujudkan melalui kesungguhan mempelajari ilmu agama yang dimulai sejak dini dengan mempelajari Al-Qur’an, yang pada praktiknya diselenggarakan dalam bentuk program baca tulis Al-Qur’an dan diniyah yang diterapkan di sekolah dasar. Menarik untuk disimak lebih lanjut bagaimana model kebijakan penguatan pendidikan agama Islam melalui pembelajaran Al-Qur’an yang didedahkan penulis dalam buku ini. Kemudian bagaimana visi dan inovasi kebijakan pemimpin lokal tersebut diimplementasikan di lapangan dan selanjutnya dievaluasi. Selamat membaca.

IntelCenter Words of Ayman Al-Zawahiri, Volume 1

IntelCenter
2024 · Book · Open Access

Full transcripts of all of al-Qaeda leader Ayman al-Zawahiri's available statements from 1992-2007. For use by intelligence, military, law enforcement and other professionals in the counterterrorism field.

SUNNAH NON-TASYRI’IYYAH MENURUT YUSUF AL-QARDHAWI

Dr. Tarmizi M. Jakfar; MA
2024 · Book · Open Access

Menurut Al-Qaradhawi, untuk membedakan antara sunnah tasyri'i'yyah dan non-tasyri'i'yyah tersebut, perlu diingat dua aksioma atau hakikat yang tidak ada perbedaan atau tidak layak diperdebatkan lagi. Pertama, mayoritas sunnah Nabi, baik perkataan, perbuatan, atau persetujuannya adalah dimaksudkan sebagai tasyri'i'yyah yang wajib diikuti. Kedua, sunnah yang tidak termasuk tasyri'i'yyah dan tidak wajib diikuti hanya terbatas kepada sunnah yang berkaitan dengan persoalan dunia saja. Lantas, bagaimana otoritas sunnah non-tasyri'i'yyah terhadap hukum fiqh dalam kehidupan umat Islam? Itulah yang akan dijelaskan oleh penulis buku ini, dan mari kita baca bersama dengan saksama. Selamat membaca!

Pendidikan Orang Dewasa Dalam Al-Qur'an

Dr. Mohammad Al Farabi; M.Ag.
2024 · Book · Open Access

Motivasi utama penulis membahas kajian ini karena konsep pendidikan orang dewasa belum pernah dibahas menurut perspektif Al-Qur’an. Selama ini, konsep pendidikan orang dewasa yang dibicarakan secara ilmiah sering merujuk kepada teori dan pendapat para ilmuwan Barat. Sementara Al-Qur’an yang memuat kajian tentang itu sejak 14 abad yang lampau, belum pernah dijadikan landasan untuk membahas dan melahirkan konsep pendidikan orang dewasa. Atas pertimbangan tersebut, sangatlah layak dan tepat jika Al-Qur’an dikedepankan untuk membedah dan melahirkan konsep pendidikan orang dewasa, sehingga gagasan dan pendekatan yang dikembangkan dalam dunia pendidikan menjadi lebih islami, membangkitkan kesadaran spiritual, dan berkarakter mulia. Selain itu, dimaklumi pula, konsep pendidikan orang dewasa dalam perspektif Al-Qur’an ini perlu dikedepankan agar dapat menjadi bagian penting dari pengembangan kajian Ilmu Pendidikan Islam.

Paradigma Sains Integratif al-Farabi

Dr. Humaidi
2024 · Book · Open Access

Penulis buku ini berhasil mengekstrak pemikiran al-Farabi yang menawarkan sains integratif sebagai solusi dalam memperbaiki celah-celah sains modern yang cenderung sulit mengapresiasi ide-ide yang berhubungan dengan sesuatu yang metafisik. Sains integratif al-Farabi memiliki akar dan fondasi pada gagasan dan paradigma keesaan, Tauhid, yaitu prinsip dasar dalam keimanan Islam. Gagasan keesaan ini telah mengikat setiap bentuk dan struktur pemikiran sains al-Farabi, baik pada tataran ontologis, epistemologis, kosmologis, metodologis, maupun aksiologis. Rumusan penting dari prinsip ini adalah semakin menyatu dan terintegrasi suatu tatanan atau realitas, maka jaring-jaring kehidupan akan semakin harmoni. Sebaliknya, semakin disintegrasi suatu tatanan, maka jaring-jaring kehidupan akan mengalami kekacauan dan kehancuran. *** Buku ini sangat bermanfaat bagi setiap pecinta ilmu pengetahuan, akademisi, dan mahasiswa filsafat, terutama mahasiswa filsafat Islam, bukan hanya karena penulisnya berhasil menyampaikan dengan sistematik pemikiran al-Farabi terkait dengan gagasan integrasi ilmu, tetapi juga karena relevansi pemikiran-pemikiran al-Farabi untuk menjawab beberapa isu epistemologis yang sangat penting dan sangat kita butuhkan hari ini. —Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara, Dosen Filsafat Islam UIN Jakarta & Universiti Brunei Darussalam Dijuluki 'Guru Kedua' (setelah Aristoteles), al-Farabi merupakan figur krusial awal yang menyiapkan 'panggung' untuk banyak filsafat Islam selanjutnya, khususnya pada aliran Peripatetik. —Peter S. Groff dalam Islamic Philosophy A—Z Meskipun doktrin al-Farabi adalah sebuah refleksi Abad Pertengahan, ia tetap mengandung beberapa gagasan moderen, bahkan kontemporer. Al-Farabi menyukai sains, membela eksperimentasi, dan menyangkal ilmu nujum dan astrologi... Dia memuliakan akal pada tingkat yang sangat suci, sehingga dia didorong melakukan pendamaian akal dengan tradisi, sehingga filsafat dan agama pun bisa sejalan, selaras. —Ibrahim Madkour, PH.D. dalam A History of Muslim Philosophy

KUMPULAN TEORI PENAFSIRAN AL QUR’AN - AL HADIS DAN TEORI EKONOMI ISLAM MENURUT PARA AHLI

Iendy Zelviean Adhari; Yudistia Teguh Ali Fikri; Jujun Jamaludin; Toto Sukarnoto; Didah Durrotun Naafisah; Irni Sri Cahyanti; Yayuk Sri Rahayu; Syahrial; Nema Widiantini; Neli Purnamasari; Ikhsan Bayanuloh; Mochamad Gayo Artuah; Yana Maulana
2024 · Book · Open Access

Bismillahirrahmanirrahim... Segala puji dan syukur kami segenap penulis sampaikan kepada Allah Azza Wa Jalla, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya, tim penulis dapat merampungkan penyusunan buku ini. tema yang di angkat pada buku ini, mengenai kumpulan pemahaman pemikiran dari para alim dan ulama Islam mengenai teori-teori penafsiran Al-Quran dan Al-Hadits serta pemahaman pemikiran tentang tema ekonomi Islam. buku ini merupakan hasil kolaborasi 13 mahasiswa/i calon doktor Ekonomis Syariah di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung angkatan tahun 2020. kolaborasi ini cukup unik dan menarik, dimana dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang sangat beragam mampu menghasilkan dan menyusun sebuah karya yang di harapkan dapat bermanfaat bagi penikmatnya. buku ini bersumber dari teori pada artikel-artikel ilmiah dan buku-buku rujukan ekonomi Islam yang di rangkum oleh tim penulis menjadi sebuah karya buku. tim penulis berharap bagi para pembaca buku ini untuk dapat lebih kritis dalam memahami sebuah sudut pandang dari para alim dan ulama Islam yang tertera di dalam buku ini. tim penulis menyarankan kepada para pembaca buku ini untuk dapat menggali informasi pembanding eksternal dari teori-teori yang tersusun di dalam buku ini. akhir kata, tim penulis menginginkan agar para pembaca bisa memilah dan memilih isi buku ini dengan pikiran terbuka. Wallahualam Bissawab...

Panduan A-Z Memahami Al-Qur'an

Mokhtar Stork
2024 · Book · Open Access

""" Panduan A-Z Memahami Al-Qur’an membawa Anda dalam perjalanan memikat melintasi teks-teks suci Islam. Ditulis oleh seorang ulama Islam ternama, buku ini menawarkan pendekatan ala kamus untuk memahami dan mempelajari kandungan kitab suci umat Islam, Al-Qur’an, serta merupakan rujukan berguna bagi siapa pun yang mencari makna dari konsep-konsep Islam penting serta tokoh-tokoh atau tempat-tempat yang menonjol. Selain itu, buku ini: - Memberikan penjelasan jernih dan mendetail mengenai makna, konteks, dan keunikan lebih dari 1.000 kata dalam Al-Qur’an; - Memberikan terjemahan otoritatif, akurat, dan mudah dicerna dari kutipan lengkap lebih dari 3.000 ayat Al Qur’an; - Melakukan rujukan silang terhadap semua entri dalam Al-Qur’an; - Memberikan indeks dan daftar luas dari berbagai sumber untuk memfasilitasi pemahaman lebih jauh."""

PARADIGMA BARU ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR

Dr. H. Abdur Rokhim Hasan; SQ; MA
2024 · Book · Open Access

Ilmu al-Qur’an merupakan ilmu yang memiliki cakupan yang sangat luas, laksana lautan yang tak bertepi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa dampak terhadap perkembangan paradigma baru ilmu al-Qur’an dan Tafsir, sehingga memperluas cakupan dan cabang-cabangnya. Oleh sebab itu, Penulis buku “Paradigma Baru Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir” terinspirasi untuk melakukakan penelitian, yang terkait dengan paradigma baru dalam perkembangan ilmu al-Qur’an dan tafsir. Dari hasil penelitian, penulis menuangkannya dalam sebuah buku.

Kisah-Kisah Dalam Al-Quran

M Quraish Shihab
2024 · Book · Open Access

Benih dari buku Kisah-Kisah Dalam Al-Quran: Makna dan Hikmah ini adalah dari program Shihab and Shihab yang ditayangkan oleh stasiun TV swasta pada setiap menjelang berbuka puasa bulan Ramadan. Tayangan tersebut merupakan dialog antara penulis dan putrinya, Najwa Shihab. Program tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat bahkan memperoleh penghargaan sebagai Program Dakwah Non-Talkshow (Kultum) terbaik dari Komisi Penyiaran Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia. Maka, agar dakwah tersebut dapat dinikmati seluruh masyarakat, hadirlah buku ini. Melalui kisah-kisah dalam Al-Quran, kita dapat mengetahui kesamaan prinsip-prinsip ajaran agama yang disampaikan oleh para Nabi dan Rasul, sejak Adam dan Nuh as. hingga Nabi Muhammad saw. dan bahwa tugas para rasul seluruhnya hanya menyampaikan ajaran, bukan memaksakan penerimaannya karena menang siapa pun selain Allah tidak memiliki kemampuan untuk memberi petunjuk. Tetapi apakah semua yang dikisahkan itu benar-benar terjadi, atau adakah diantaranya yang merupakan kisah imajinatif atau bahkan mitos? Baca buku ini hingga tuntas.

Menyinari Kehidupan dengan Cahaya Al-Quran

Akmal Rizki Gunawan Hasibuan
2024 · Book · Open Access

Cahaya Al-Quran, begitulah tema besar yang ditulis dalam kaver buku sederhana ini. Meskipun secara kewahyuan teks ayatnya tidak lagi bertambah, mesti diakui bahwa sinyal nilai-nilai universal Al-Quran melalui konteks akan terus ditemukan di mana pun dan dinikmati oleh siapa pun, baik yang mengimaninya dan tidak mengimaninya, layaknya matahari yang tidak pernah berhenti memberikan cahayanya di belahan bumi mana pun. Buku ini mengajak pembaca untuk menyelami nilai-nilai terpendam yang ada di dalam Al-Quran dan memberikan wawasan lebih luas bagi Anda yang ingin merealisasikan cita-cita hidup berlandaskan nilai-nilai universal Al-Quran. Ditulis dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, buku ini merupakan tema yang sangat dibutuhkan untuk menjawab isu-isu multidimensional kehidupan. Di bab terakhir penulis juga menyisipkan pemikiran-pemikiran dan tafsir pancasila dari Buya Hamka. Selamat membaca!

Al-Syatibi

Hamka Haq Al-Badry
2024 · Book · Open Access

Otoritas Hadis-Hadis `Bermasalah` dalam Shahih Al-Bukhari

Faiqotul Mala
2024 · Book · Open Access

Buku ini membuktikan bahwa problematika otoritas hadis berakar pada pemahaman literal terhadap matan hadis. Berdasarkan analisis mendalam terhadap hadis-hadis (yang dianggap) bermasalah yang terdapat dalam kitab Shahih Bukhari, penulis melihat bahwa stigma negatif terhadap matan hadis yang bermasalah (musykil) atau yang dianggap bertentangan dengan perkembangan zaman, sesungguhnya dapat direduksi dengan memahami hadis tersebut secara kontekstual dan komprehensif. Buku ini menolak paradigma yang menyatakan bahwa problematika otoritas hadis berakar pada matan hadis yang tidak rasional dan tidak relevan dengan konteks kekinian. Secara bersamaan buku ini mendukung paradigma yang menyatakan bahwa krisis otoritas hadis sesungguhnya tidak disebabkan oleh matan hadis yang tidak rasional dan tidak relevan dengan konteks kekinian, melainkan karena ketidakmampuan kita untuk memahaminya secara benar sehingga mendiskreditkan kesahihannya. Untuk membuktikan eksistesi otoritas hadis dan menghindari stigma negatif terhadap hadis-hadis musykil, penulis menawarkan metode baru dalam mengkaji hadis yang penulis sebut dengan “takhrij kontekstual”. Metode ini merupakan usaha reaktualisasi metode penelitian hadis dengan menyinergikan antara metode takhrij hadis (konvensional) dengan pemahaman matan hadis yang kontekstual dan komprehensif. Sehingga dapat menghasilkan suatu pemahaman hadis yang aktual namun tetap mengakar pada tradisi kajian hadis terdahulu.

AL-UMM #2: Kitab Induk Fiqih Islam

Imam Asy-Syafi'i
2024 · Book · Open Access

Tidaklah berlebihan bila Imam Syafi’i menamai kitabnya Al-‘Um, yang berarti kitab Induk. Persoalan-persoalan fiqih keseharian mulai dari ibadah, munakahah, muamalah, dan siyasah, diuraikan detail dengan dalil-dalil yang bersumber dari Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’, dan Qiyas, dalam kitab yang menjadi rujukan utama ahlu sunnah wal jama’ah yang bermazhab Syafi’iyah ini. Bukan hanya itu, ulama-ulama sesudahnya pun menempatkan kitab ini sebagai rujukan utama dalam mengembangkan fatwa-fatwa fikih kontemporer. Betul bahwa kitab al-‘Um ini menjadi rujukan setiap muslim yang bermazhab Syafi’iyah. Akan tetapi, siapa pun, sesungguhnya, perlu mempelajari, mengkaji, dan memahami, fatwa-fatwa Imam Syafi’i yang ada dalam kitab ini. Sebagai pijakannya, kita laksanakan pesan Imam Syafi’i yang mengatakan bahwa, “Jika sebuah hadis bertentangan dengan perkataanku, maka buanglah perkataanku di belakang tembok.” Tentunya, lebih-lebih lagi bila bertentangan dengan Al-Qur’an. Bila semua mengedepankan Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka tidak akan ada lagi perselisihan di antara umat Islam hanya karena perbedaan pemahaman. Insya Allah. Buku persembahan Republika Penerbit [Republika, bukurepublika, Penerbit Republika]

Ma’had Al-Qur’an dan Perannya bagi Institut PTIQ Jakarta

Nikmatul Khoiriah
2024 · Book · Open Access

Buku ini memaparkan tentang manajemen dan pengelolaan yang dilaksanakan di Ma’had Al-Qur’an Institut PTIQ Jakarta. Secara sederhana, buku ini memberikan gambaran yang cukup komprehensif dan mendalam mengenai Ma’had Al-Qur’an. Manajemen yang diterapkan di Ma’had Al-Qur’an merupakan hal paling utama yang menjadi sorotan dalam buku ini. Ma’had Al-Qur’an yang menjadi salah satu ikon khas Institut PTIQ Jakarta memiliki daya tarik tersendiri dengan program-program asrama yang diberikan. Dengan manajemen Ma’had Al-Qur’an yang dikelola dengan baik, menjadikan lembaga ini memiliki daya saing yang cukup kompeten pada Perguruan Tinggi Islam. Selain itu, peran Ma’had Al-Qur’an memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan dan respons mahasiswa dalam bidang sosial dan akademis. Ma’had Al-Qur’an di Institut PTIQ Jakarta diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membina dan membimbing akhlak dan karakter para mahasiswa dalam mewujudkan generasi yang berjiwa qur’ani.

Nalar Fiqh ‘Ulama’ Kontemporer Atas Hukum Jihad: Studi Komparasi Muhammad Sa‘id Ramadan al-Buti dan ‘Abdallah ‘Azzam

Fahmi Majid
2024 · Book · Open Access

Dalam Islam, interrelasi antar manusia setidaknya dibagi dalam tiga kategori keterhubungan solidaritas: solidaritas antar orang Islam, solidaritas antar warganegara dan solidaritas antar sesama manusia. Ketiga model kerangka solidaritas tersebut menjadikan antara individu satu dengan individu lain tidak pernah tidak saling terhubung. Kalau bukan karena kesamaan agama, individu satu dan lainnya terhubung karena kesamaan statusnya sebagai warga negara. Jika bukan karena kesamaan status kewarganegaraannya, maka terhubung karena keberadaannya di muka bumi ini sebagai sesama manusia: makhluk yang paling mulia di muka bumi dan paling kompleks misi dan tugasnya untuk memakmurkan alam semesta dan seisinya. Pendek kata, diantara manusia, selalu ada tali pengikat kebersamaan antar individu sehingga diharapkan untuk bisa saling mencegah dan merajut jika dirasa ada potensi untuk terputusnya kesalingterhubungan. Khazanah fiqh Islam mengenal istilah dar al-harb dan dar al-salam. Dalam situasi ketegangan dan potensi kerusakan hubungan, dilukiskan kondisi manusia berada dalam konflik dan peperangan. Maka, berlaku hukum peperangan (dar al-harb), status kondisinya berada dalam teritori konflik dan perang. Berlakulah hukum perang. Sebaliknya, dalam situasi saling menyambung dan bekerjasama serta dalam keharmonisan, maka berlaku hukum perdamaian (dar al-salam). Klasifikasi perang dan damai, sebenarnya melukiskan kondisi kehidupan manusia yang terlalu sederhana. Hitam putih. Tetapi, di dalam penyederhanaan klasifikasi tersebut, dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa damai sebenarnya lebih disukai. Perang harus dihindari. Perang hanyalah sebuah keterpaksaan. Karena kata Islam itu sendiri bermakna otentik dan generik sebagai sinonim dengan damai (salam). Itu berarti, orang Islam harus identik dengan dimensi damai. Karena dimaksudkan dalam alur pemahaman yang demikian, maka, baik al-Qur’an maupun al- Hadith banyak sekali menjelaskan tentang fondasi kebaikan untuk menuju masyarakat yang damai. Sebaliknya, keduanya mengisahkan adanya masyarakat yang brutal dan barbar yang tidak ada pedoman nilai yang berlaku karena situasi chaotic dan perang. Manusia diperintahkan untuk senantiasa dan berusaha untuk berada dalam kondisi damai, mencegah dirinya tercebur dan terjerumus dalam kondisi perang. Dewasa ini, seiring dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan semakin banyaknya pengalaman umat manusia dalam interaksi antar sesamanya, maka instrumen dan protokol peraturan untuk menuju kedamaian akan semakin dicari dan digandrungi. Baik dalam level lokal, nasional, regional maupun internasional. Sementara, faktor-faktor yang dapat memicu ketegangan, konflik dan peperangan akan semakin dicegah. Setidaknya, selalu ada kesepakatan-kesepakatan untuk pencegahannya. Tidak hanya mencegah secara kuratif, tetapi mencegah secara preventif, bahkan mencegah secara pre-emptif. Karena pencegahan dengan model demikian, maka bukan hanya tentang perlombaan senjata atau konflik fisik saja yang diupayakan untuk dicegah, tetapi potensi laten yang ada dalam individu, tradisi dan bahkan agama yang dapat memicu terjadinya ketegangan yang sewaktuwaktu dapat membesar menjadi konflik, dan peperangan juga dicegah. Sebut saja, perilaku individu dan primordialisme tradisi dan agama yang disalah tafsirkan sehingga menimbulkan diskriminasi, ketidakadilan dan intoleransi. Kemajuan instrumen pencegahan di atas sangat mungkin untuk mengilhami lahirnya fiqh interaksi baru antar manusia yang lebih maju dan berdimensi untuk pencegahan juga. Tidak hanya berhenti pada klasifikasi dar al-harb dan dar al-salam, tetapi bisa meluas dan melebar menjadi fiqh toleransi antar kelompok, fiqh berbasis perdamaian dan fiqh yang mengeliminasi akar kekerasan, baik komunal maupun individual. Buku yang ditulis oleh saudara Fahmi Majid menjadi salah satu upaya rintisan untuk menuju kepada pemahaman demikian. Sebagai karya ilmiah tentu karya tersebut (mungkin) masih mengandung perdebatan. Sangat boleh jadi, pembaca akan menyatakan bahwa riwayat hidup dan keterlibatan sosial ‘Abdallah ‘Azzam berbeda dengan Muhammad Sa’id Ramadan al- Buti. Oleh karenanya, tafsir dan penghayatan mereka tentang jihad juga berbeda. (Memaksa) menempatkan dan menyamaratakan pemaknaan jihad dari dua individu dengan setting sosio-historis yang berbeda, akan tidak adil dan tidak jujur. Bisa jadi akan muncul pendapat demikian. Tetapi, penulis juga berhak untuk menyatakan, bahwa penafsiran dan pemaknaan ‘Azzam tidak pada tempatnya juga untuk terus dipelihara dan diwariskan. Justru karena setting sosial-historis yang berbeda tersebut. Artinya, umat Islam di manapun berada, akan memiliki dinamika sendiri. Sangat boleh jadi, dinamika tersebut berbalik dan berbeda dengan dinamika di saat mana ‘Azzam hidup dan terlibat dalam persoalan zamannya. Terlepas dari itu semua, setetes ilmu yang ada akan ikut menambahkan tetesan air yang sudah terkoleksi. Jika terus tetesan tersebut bertambah, apalagi menjadi semakin deras, tidak tertutup kemungkinan untuk menjadi danau air yang semakin dalam. Semoga buku ini akan mempercepat terbentuknya danau air tersebut.

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER ULUL AL-BAB DALAM AL-QUR’AN

Basrinsyah; M.Pd. Editor: Dr. NURHADI; S.Pd.I.; S.E.Sy.; S.H.; M.Sy.; MH.; M.Pd.
2024 · Book · Open Access

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER ULUL AL-BAB DALAM AL-QUR’AN PENULIS: Basrinsyah, M.Pd. Editor: Dr. NURHADI, S.Pd.I., S.E.Sy., S.H., M.Sy., MH., M.Pd. Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-270-318-6 Terbit : Juni 2020 www.guepedia.com Sinopsis: Konsep ul?l-alb?b yang terdapat dalam al-Quran adalah orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara ber-zikir di manapun dan kapanpun dia berada. Mereka selalu menancapkan kalimatullah dalam hatinya, di samping itu dia mau menggunakan kecerdasannya dengan selalu berfikir dan menganalisa ciptaan Allah SWT, sehingga dengan kegiatan berfikir dan berzikir tersebut mereka mampu mengambil faidah darinya atas semua keagungan Allah SWT dan mau mengingat hikmah akal dan keutamaannya dalam segala situasi dan kondisi. Dengan melakukan dzikir dan fikir, maka sampailah manusia pada suatu kesimpulan bahwa Allah SWT menciptakan alam ini syarat dengan tujuan dan kemanfaatan bagi manusia. Selanjutnya mereka memohon kepada Allah SWT supaya mereka diberi petunjuk dan dihindarkan dari siksa api neraka.Relevansi konsep ul?l-alb?b dengan karakter pendidikan nasional sangat erak sekali. ul?l-alb?bdan karakter pendidikan nasional adalah dua kata yang salingberhubungan, karena sebenarnya karakter pendidikan nasional adalah suatu misi yang diemban dan hendak direalisasikan oleh seorang ul?l-alb?b melalui berbagai aktifitas dalam kehidupan yang dijalaninya. Sedangkan ul?l-alb?b adalah merupakan salah satu tujuan akhir dari pendidikan itu sendir. Karakter ul?l-alb?b yang selalu befikir dan berzikir kepada Allah SWT akan mendekatkan dia yang karakter pendidikan nasional yang sejatinya sudah tergambar dalam Islam dan juga pribadi ulal albab. Karakter tersebut antara lain religius, jujur, toleransi, disiplin, dan lain-lain. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

PEMAHAMAN TERJEMAH AYAT SUCI AL-QURAN

ZEN MUHAMMAD AL HADI
2024 · Book · Open Access

Inilah Kitab Suci AI-Qur’an yang tidak terdapat keraguan apapun di dalamnya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. (QS. Al-Baqarah [2]: 2) Sungguh tak pernah diragukan lagi, Al-Qur’an merupakan petunjuk yang paling sempurna yang Allah turunkan untuk umat manusia. Menjadi kewajiban bagi kita sebagai muslim untuk mempelajari dan mengamalkan seluruh kandungannya. Tidaklah mungkin kita dapat mengamalkan segenap Isi Al-Qur’an, jika tak memahami isinya. Seluruh Isi kandungan Al-Qur’an hanya bisa kita pahami melalui tafsirnya. Oleh karena itu, Ilmu tafsir berkembang sebagai bagian dari cabang ilmu-ilmu syariat. Buku ini disusun oleh penulis yang tentunya memiliki kapasitas dalam bidang ilmu tafsir. Penulisnya menjelaskan tafsir Kitab Suci Al-Qur’an dengan rinci ayat demi ayat. Tak hanya itu, buku ini juga dilengkapi dengan fadhilah (keutamaan) tiap surat beserta Asbabun Nuzul (sebab-sebab turunnya ayat). Buku ini sangat cocok sebagai referensi setiap muslim yang ingin memahami sekaligus mempraktekkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Tinjauan Al-Qur’an Terhadap Diskrepansi Perilaku Manusia di Dunia Nyata dan Dunia Maya

Abdul Kodri Komaeri
2024 · Book · Open Access

Dunia maya/internet pada era ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia. Sehingga tidak bisa dipisahkan antara dunia nyata dan dunia maya tersebut. Namun seiring berjalannya waktu menjadikan manusia ketergantungan terhadap dunia maya tersebut. Karena adanya ketergantungan tersebut memunculkan ketidaktidaksesuaian/diskrepansi perilaku-perilaku yang tidak sesuai di dalam dua dunia (nyata dan maya). Ketidaksesuaian ini menimbulkan masalah-masalah khususnya aspek interaksi sosial. Seperti memunculkan sikap-sikap yang bertentangan dengan dunia nyata yang ada padanya dengan dunia maya nya(semisalnya di dunia nyata dirinya jauh dari rangkaian ibadah sedangkan di dunia maya dirinya dekat dengan ibadah). Buku ini berusaha untuk membahas hal-hal di atas perspektif mufassir melalui pendekatan ayat-ayat Al-Qur’an tentang etika beragama aspek interaksi sosial.