Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

5.972 item publik

Publikasi

Halaman 140 dari 299

Isu-isu ekonomi

Abdul Nasir Haji Abdul Rani (Awang)
2024 · Book · Open Access

Economic and social conditions in Brunei from the perspective of Islamic economy.

Tujuh serangkai dari perspektif sejarah

Asbol bin Haji Mail (Haji Awang); Nani Suryani binti Haji Abu Bakar; Izzah Afiqiah binti Haji Abdullah
2024 · Book · Open Access

On administration and constitution in Brunei.

Survival Brunei

Mohd. Jamil Al-Sufri (Pehin Orang Kaya Amar Diraja Dato Seri Utama Haji Awang.)
2024 · Book · Open Access

History of Brunei.

Islam dan Demokrasi Respons Intelektual Muslim Indonesia Terhadap Konsep Demokrasi 1966-1993

Prof. Dr. Masykuri Abdillah
2024 · Book · Open Access

Mayoritas (sekitar 88 persen) rakyat Indonesia adalah Muslim. Meskipun Islam tidak disebutkan dalam konstitusi negara Indonesia, ia mempunyai peran yang penting dalam kehidupan sosial dan politik di negara ini. Sejak berdirinya kerajaan Islam pertama di Indonesia pada akhir abad ke-13, Islam telah menjadi salah satu sumber utama dalam pembentukan nilai-nilai, norma-norma, dan tingkah laku masyarakat Indonesia. Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, Islam telah membantu untuk menjaga, mempertahankan dan bahkan menjadi simbol identitas dan ciri khas rakyat Indonesia serta oposisinya terhadap kekuasaan asing kolonial Belanda.1 Di era Indonesia modern sekarang ini, Islam tetap berfungsi sebagai tolok ukur moralitas dan tingkah laku bagi umat Islam. Ia menjadi salah satu input (masukan) yang penting dalam proses pengambilan kebijakan publik, dan bahkan menjadi pemberi legitimasi terhadap proses pembangunan politik, terutama terhadap masalah-masalah yang mendasar, seperti persoalan dasar negara serta kekuasaan dan otoritas.2 Tanpa legitimasi dari Islam, proses pembangunan politik atau pembangunan nasional pada umumnya tidak akan berjalan secara efektif. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Masyarakat Sipil Islam dan Demokratisasi Di Indonesia - Jejak Pustaka

Heri Kusmanto
2024 · Book · Open Access

Buku ini menjelaskan tentang peran pentingnya civil society atau masyarakat sipil dalam proses demokratisasi khususnya dalam mengembangkan civic culture atau civic engagement yang sangat penting untuk mengembangkan kemapanan nilai-nilai demokrasi karena demokrasi bukanlah suatu proses yang dapat dikembangkan begitu saja dengan menginstalasi kelembagaan politik.

Peta Ideologi Ummat Islam Pada Sistem Demokrasi di Indonesia: Penelitian Pada Beberapa Pesantren di Pulau Jawa

Fauzan Ali Rasyid; Dadan Anugrah; Vinna Sri Yuniarti; Rusmani
2024 · Book · Open Access

Peta ideologi umat Islam dalam perhelatan pilpres 2019 terpolarisasi menjadi tiga kelompk, yaitu memilih basis agama, memilih dengan basis kompetensi, dan memilih secara apatis-pragmatis. Pada kelompok pertama lebih didominasi oleh pesantren-pesantren salafiyah-tradisional, pada kelompok kedua oleh pesantren modern. Sedangkan untuk kelompok ketiga lebih banyak didominasi oleh pesantren salafiyah-tradisional, terutama yang berdomisili di perdesaan. Secara umum dapat dikatakan bahwa, pilihan dan peta umat Islam dalam bingkai demokrasi masih dipengaruhi oleh pilihan-pilihan politik yang cenderung pragmatis. Sedangkan bagi kelompok kedua, beranggapan bahwa demokrasi berasal dari Barat dan tidak dikenal dalam dunia Islam. Oleh karena itu demokrasi harus ditolak. Ketika demokrasi dimaknai pemberian suara orang per orang dalam pilpres misalnya, maka suara orang saleh akan sana nilainya dengan orang yang tidak saleh. Dalam pandangan mereka, sistem demokrasione man one vote tidak sesuai dengan politik luhur Islam.