Tumbuh
Cerita Pendek
Profil penulis
2.731 karya publik ditemukan.
Cerita Pendek
Buku pelajaran Akidah Akhlak untuk kelas II Madrasah Ibtidaiyah (MI) ini disusun berdasarkan kurikulum madrasah sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Agama RI No. 183 Tahun 2019, yang dalam implementasinya berpedoman kepada Keputusan Menteri Agama RI No. 184 tahun 2019. Pengembangan dari kurikulum 2013 diharapkan akan lebih mampu mempersiapkan peserta didik yang disamping taat melaksanakan kewajiban beragama, juga mampu mengekspresikan pemahaman agamanya dalam hidup bersama yang multikultural, multietnis, multifaham keagamaan dan kompleksitas kehidupan secara bertanggung jawab, toleran dan moderat dalam kerangka berbangsa dan bernegara Indonesia. Dari segi aspek penyajian, kurikulum baru ini masih tetap berbasiskan kompetensi, dengan memberikan perhatian yang seimbang terhadap tiga aspek: afektif (sikap spiritual dan sikap sosial) kognitif dan psikomotorik, yang harus diperhatikan dalam penentuan tujuan dan penilaian pembelajaran, seperti pada kurikulum 2013 yang lalu. Buku ini terdiri atas 12 bab. Setiap bab diawali dengan menyebutkan Kompetensi Dasar, Tujuan pembelajaran, dan Indikator bab yang bersangkutan, lalu peta konsep, mengamati dan bertanya terutama dengan media gambar, kemudian materi utama yaitu uraian dari judul atau pokok bahasan Bab tersebut, beserta rangkumannya, dan diakhiri dengan latihan terkait materi pelajaran itu. Termasuk dalam latihan ini adalah pemberian tugas yang perlu dilakukan peserta didik baik secara mandiri ataupun kelompok. Latihan juga diberikan pada akhir semester ganjil dan semester genap serta penilaian akhir tahun yang sekaligus dapat dijadikan alat penilaian terhadap prestasi peserta didik pada semester yang bersangkutan. Terakhir disampaikan glosarium dan kepustakaan.
Buku ini merupakan kumpulan fatwa-fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullah. Di dalamnya memuat problematika seputar akìdah, shalat. zakat, puasa. dan haji: yang sering membuat bingung sebagian besar kaum Muslimin. Di buku ini, beliau memberikan fatwa-fatwa yang sangat transparan. Ber-ittiba’ (mengikuti tuntunan) Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam merupakan urat nadi yang masyhur dalam setiap jawaban-jawaban yang diberikan Syaikh Utsaimin. Sudah sepatutnya buku ¡ni menjadi panduan setiap Muslim untuk lebih mengetahui Arkanul Islam sebagai fondasi mereka dalam beragama.
Isma'il bin Yahya al-Muzani yang lebih dikenal dengan Imam al- Muzani ( wafat pada tahun 264 H) adalah seorang ulama dari Negeri Mesir. Beliau adalah murid imam asy- Syafi'i. Bahkan beliaulah yang memandikan jenazah Imam asy-syafi'i. Imam asy-syafi'i pernah berujar, "al- Muzani adalah penolong mazhabku". Buku ini adalah penjelasan terhadap salah satu karya al-Muzani dalam bidang akidah, yang dikenal dengan sebutan syarhus Sunnah Lil Muzani. Kitab yang berisi uraian lengkap mengenai akidah ahlussunah wal jamaah yang shahih berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Di antara pembahasan di dalamnya adalah akidah tentang ketinggian Allah diatas 'Arsy, iman terhadap malaikat, penciptaan Adam, surga dan neraka, keimanan terhadap takdir, hakikat keimanan, keyakinan bahwa Al-Qur'an adalah Kalamullah bukan mahluk, keimanan terhadap sifat-sifat Allah, tidak gegabah dan bermudah-mudahan dalam mengkafirkan seseorang yang asalnya muslim, ketaatan kepada pemimpin muslim, ajal mahluk, fitnah kubur, pengadilan hari kiamat, serta kecintaan terhadap para sahabat Nabi. Buku ini dilengkapi pula dengan pembahasan empat rukun Islam (shalat fardhu, zakat, shaum Ramadhan, haji), menghindari najis, thaharah ( berwudhu dan mandi wajib), shalat sunnah ( witir, rawatib, Idul Fitri dan Idul Adha, shalat gerhana dan istisqa'). Dibahas pula beberapa contoh dosa besar seperti perbuatan mengadu domba,ghibah, dusta, dan bertindak sewenang-wenang. Semoga kehadiran buku ini memberi pencerahan bagi anda dalam mengenal dan mendalami akidah yang shahihah sesuai dengan pemahaman Nabi dan para sahabatnya.
Buku DINAMIKA KURIKULUM WASATHIYAH (Muatan Pendidikan Moderatisme Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak) ini, menyajikan Pendidikan agama salah satu isu penting disebabkan pendidikan agama diberikan di sekolah-sekolah tidak menghidupkan pendidikan multikultural yang baik, bahkan cenderung berlawanan. Akibatnya konflik sosial sering kali diperkeras oleh adanya legitimasi keagamaan yang diajarkan dalam pendidikan agama di sekolah-sekolah daerah yang rawan konflik. Ini membuat konflik yang mempunyai akar dalam keyakinan keagamaan yang fundamental sehinga konflik sosial dan kekerasan semakin sulit diatasi, karena dipahami sebagai panggilan agamanya. Akar timbulnya berbagai konflik sosial yang membuahkan anarksi yang berkepanjangan sering permasalahan tidak ada hubungannya dengan agama, tetapi dalam kenyataannya agama selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai konflik sosial tersebut. Potensi konflik dan desintegrasi tersebut disebabkan karena agama dalam manifestasinya bersifat ambivalen terhadap persatuan dan kesatuan.Artinya, meskipun agama memiliki kekuatan mempersatu agama juga mempunyai kekuatan pemecah belah.
Membahas mengenai Qiyas Sampai Taqlid
Membahas tentang Mutlaq dan Muqayyad hingga Ijma
Pembahasan Mengenai Watul Maani Umum Dan Khusus
Mukadimah Ushul Fikih
Kemuliaan Umat Nabi Muhammad SAW
Dalam memohon karunia berupa rezeki yang berkah kepada Allah Swt., tentu kita harus mulai dari mengumpulkan bekal ilmu. Orang yang tidak mengerti apa itu rezeki, bagaimana meraihnya, dan apa saja yang harus ia hindari untuk mendapatkan rezeki yang terbaik, akan melangkah di jalur-jalur yang salah. Sehingga mereka tidak mendapatkan apa yang diharapkan, justru mereka terjerumus ke lembah kesukaran hidup yang menyiksa. Bagi hamba-hamba Allah Swt., sebenarnya amat gamblang panduan untuk menjemput rezeki yang terbaik. Dalam panduan Al-Qur’an dan sunnah, banyak sekali pelajaran yang bisa kita petik dan pratikkan. Hanya saja, kerap kita teperdaya dengan berbagai gembar-gembor keriuhan orang yang berlomba mengejar kemapanan dan kemewahan, sehingga lupa jalan mana yang seharusnya ditempuh untuk meraih rezeki terbaik dari Allah. Buku ini akan mengembalikan kita pada pemahaman yang benar dalam memandang urusan rezeki. Apakah sebenarnya bentuk-bentuk rezeki yang terbaik itu dan bagaimana cara meraihnya sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah. Selamat membaca!
Selain sebagai ibadah, shalat, baik yang wajib maupun yang sunah merupakan media/wasilah yang akan nnendatangkan rezeki dunia dan akhlrat. Hal ini dikarenakan shalat itu sendiri berarti doa, bahkan shalat adalah sebaik-baik doa. Di antara shalat itu terdapat shalat-shalat yang terkait dengan rezeki khusus. • Shalat Wajat dikaitkan dengan rezeki hajat keinginan. • Shalat Istikharah dikaitkan dengan rezeki pilihan yang terbaik. • Shalat Dhuha dikaitkan dengan rezeki kecukupan. • Shalat "lahajud dikaitkan dengan rezeki ijabah dan kebaikan. • Shalat Istisqa dikaitkan dengan rezeki hujan. Buku ini berisi uraian tetang beberapa shalat sunah dan kaitannya dengan manfaatnya untuk menarik rezeki. Selain membahas tentang shalat-shalat yang telah disebutkan di atas, buku ini juga membahas tentang shalat sunah Fajar dan shalat sunah lobat yang juga dikaitkan dengan rezeki. Buku ini juga membahas mengenai pengertian rezeki menurut Islam, * keajaiban bangun pagi dan manfaatnya, serta anjuran untuk bekerja keras. Buku ini juga dilengkapi dengan doa-doa penarik rezeki yang mudah-mudahan dapat menjadi amalan untuk lebih mempercepat turunnya rezeki dari Rllah kepada kita. Pada akhirnya nanti, insya Rllah buku ini dapat menjawab pertanyaan: Mengapa rezekiku tak kunjung datang meskipun aku sudah susah pay ah berusaha? Buku persembahan penerbit MediaPressindo #MutiaraMedia