Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.Μ

3.802 karya publik ditemukan.

2026: 2592025: 12552024: 21842023: 94

Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Walaupun teks Al-Quran lahir di masa yang jauh dengan masa hidup manusia (baca: penafsir) seperti masa kini, tetapi teks itu dapat dikontekstualisasikan di berbagai tempat dan kondisi seiring dengan perkembangan zaman. Iutlah sebabnya Al-Quran dikatakan salih li kulli zaman wa makan (relevan untuk segala situasi dan kondisi). Salah satu jalan agar manusia dapat berdialog dengan teks Al-Qur'an adalah dengan menafsirkannya. Meskipun menafsirkan Al-Qur'an tidak mudah, tetapi jika para pembaca tekun dan ulet melakukan dialog, Insya Allah kesulitan itu pun akan sirna. Dialog pendidikan yang didasarkan pada ayat-ayat Al-Quran bukanlah yang pertama kali dilakukan. Namun demikian, nuansa penafsiran akan 'terasa" jika setiap saat para pembaca Al-Quran melakukan refleksi atas bacaan yang telah dilakukannya, sehingga bacaan-bacaan tersebut senantiasa terasa dinamis. Hai inilah (dinamisasi) yang akan ditemukan para pembaca sekaitan dengan penafsiran ayat-ayat bertema pendidikan pada uraian buku ini. Hal ini pun sekaligus sebagai pembeda dengan buku-buku sejenis lainnya.

Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemampuan menafsirkan "ayat-ayat pendidikan" ini diajarkan di seluruh Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) dan di Perguruan Tinggi Agama Islam pada umumnya. Bidang studi Tafsir Ayat-ayat Pendidikan ini merupakan matakuliah yang diwajibkan untuk rnahasiswa Fakultas Tarbiyah/Fakultas Pendidikan. Namun disadari, ketersediaan literatur/referensi berbahasa Indonesia untuk matakuliah Tafsir Ayat-ayat Pendidikan ini masih tergolong langka. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

Tafsir Bayani: Paradigma Bahasa dalam Kosakata Al-Quran

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Semua yang bermaksud menggali makna-makna Al-Quran, memulai upayanya dengan mempelajari kosakatanya. Dahulu para ulama sering kali merujuk ke syair jahiliah untuk memahami kosakata Al- Quran. Ini kemudian berkembang dengan memahaminya melalui analisa makna dasar dari susunan huruf-huruf yang terhimpun oleh satu kata, lalu ini pun berkembang dengan menghimpun ayat-ayat yang menggunakan akar kata yang sama lalu menarik makna yang dimaksud oleh Al-Quran. Buku yang di tangan pembaca ini berusaha menghidangkan secara sederhana dan dengan amat terbatas salah satu corak penafsiran Al-Quran yakni corak bayâni dengan menekankan pembahasannya tentang muatan kosakata dan perbedaan-perbedaan susunan satu kalimat dengan kalimat yang lain yang sepintas diduga sepenuhnya sama.

Mukhtashar tafsir al-Mu'awwidzatain

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengaruh sihir memang ada! Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam sendiri pernah terkena pengaruh sihir. Dalam riwayat al-Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Rasulullah pernah disihir oleh seorang Yahudi bernama Labid bin Al-A'sham! Namun jangan panik , allah telah menurunkan doa perlindunganyaitu surat Al-Falaq.

SUFISME DALAM TAFSIR NAWAWI

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK “…Syekh Nawawi al-Bantani seorang ulama multi disiplin. Ratusan judul karya yang telah beliau tulis dalam berbagai disiplin ilmu lebih dari cukup membuktikan itu. Bukti tidak terbantahkan lainnya, dan ini lebih dari cukup, bahwa beliau digelari oleh para ulama kota Mekah dan Madinah saat itu sebagai Sayyid ‘Ulamâ’ al-Hijâz. Tidak terkecuali dengan tasawuf, Syekh Nawawi al-Bantani disamping telah menulis beberapa karya dalam bidang ilmu ini, beliau juga adalah seorang praktisi di dalamnya, maka itu beliau adalah sosok yang komprehensif dalam menerjemahkan ilmu-ilmu dalam ajaran Islam sekaigus nilai-nilainya, atau dengan istilah lain al-Jâmi’ Bayn al-‘Ilm Wa al-‘Amal. Salah satu karya fenomenal Syekh Nawawi dalam ilmu tasawuf adalah Salâlim al-Fudlalâ’ Syarh Manzhûmah Hidâyah al-Adzkiyâ’. Hampir keseluruhan apa yang telah dituliskan oleh al-Sarraj dalam al-Luma’ terkait berbagai definisi ajaran-ajaran tasawuf telah terangkum dalam kitab Salâlim al-Fudlalâ’ ini. Karya beliau lainnya yang juga populer, bahkan dipelajari oleh hampir seluruh pondok pesantren di Indonesia, adalah Nashâ-ih al-‘Ibâd Syarh al-Munabbihât ‘Alâ al-Isti’dâd li Yawm al-Ma’âd. Sebuah karya yang benar-benar birisi tasawuf murni yang bertujuan memperbaiki akhlak (Ishlah Ahwal al-Qulub), baik akhlak kepada Allah, rasul-Nya, maupun kepada sesama. Salah satu karya agung Syekh Nawawi lainnya adalah dalam bidang tafsir, yaitu Marâh Labîd yang juga dikenal dengan Tafsir al-Nawawi atau al-Tafsir al-Munir Li Ma’alim al-Tanzil. Melihat kepada tema besar ditulisnya kitab ini, juga melihat kepada referensi beliau dalam menyusun kitab ini; yang terutamanya yaitu hâsyiyah Tafsîr al-Jalâlayn atau Tafsîr al-Jamal, Mafãtih Al-Ghaib, Tafsîr Abî al-Su’ûd, dan Tafsîr al-Sirâj al-Munîr karya Syams al-Din ibn Muhammad ibn Muhammad al-Syarbini, jelas tafsir Marâh Labîd adalah kitab tafsir yang bertujuan untuk mengungkap kandungan-kandungan al-Qur’an, bukan sebagai kitab murni tasawuf. Namun demikian dalam makalah ini akan kita kaji adakah kemungkinan ajaran-ajaran tasawuf dituangkan di dalam kitab tafsir Marâh Labîd? Adakah korelasi catatan Syekh Nawawi dalam Salâlim al-Fudlalâ’ dengan tafsir Marâh Labîd? Hasil analisa ini diharapkan dapat menyimpulkan adakah tafsir Marâh Labîd sebagai kitab tafsir bercorak sufisme atau tidak…”

Tafsir al-Qur'an dan budaya lokal

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Javanese cultural values in the Koran intepretation of Bakri Syahid's work, an Indonesian muslim scholar.

Prosiding Webinar Internasional Ulama Tafsir Dan Hadis Di Nusantara

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Seorang K.H. Dja’far Sabran dikenal sebagai tokoh ulama Masyhur di Kalimantan Timur. Beliau merupakan pendakwah yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas, beliau memiliki pengetahuan yang luas baik dalam bidang agama maupun dunia. Banyak pemikiran beliau mengenai konsep kehidupan baik mengenai ibadah maupun akhlak yang beliau sampaikan melalui kegiatan pengajian rutin secara lisan maupun tulisan beliau di dalam kitab-kitabnya. Beliau juga banyak mengemukakan pemikiran beliau mengenai akhlak atau adab terpuji, salah satunya adalah tawakal. Menurut beliau tawakal merupakan adab seorang hamba yang menyikapi seluruh urusan kehidupan dengan melakukan usaha/ikhtiar dengan cara yang ma’ruf dan sesuai kemampuan kemudian menyerahkan seluruh urusan kehidupan tersebut hanya kepada Allah, merasa semuanya dari Allah dan karena Allah, sehingga semua yang terjadi pada dirinya diyakini mengandung hikmah.

Tafsir Al-Amin Bedah Surah Al-Ma’idah

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Di antara keistimewaan Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar Allah swt kepada Nabi Muhammad Sa, yakni rangkaian satu-kesatuan yang bersifat utuh dan menyeluruh (jami’-mani’; intact-comprehensive) serta kekhasan masing-masing surat-suratnya. Termasuk surah Al-Mâ’idah [5] yang memiliki sejumlah kelebihan (fadha’il). Salah satunya berkenaan dengan khitab (arah pembicaraan) dan khitahnya yang lebih spesifik ditujukan kepada orang-orang beriman. Mulai dari tuntunan hubungan vertikal manusia dengan Allah swtdan hubungan horizontal dengan sesama manusia, hingga hubungan lingkungan alam sekitar bahkan semesta. Tidak hanya tentang hukum keluarga dengan segala aspeknya, akan tetapi juga ihwal hukum muamalah yang benar-benar lengkap dan sempurna. Semuanya ada landasan hukumnya di dalam surah Al-Mâ’idah. “Serial Tafsir Al-Amîn Bedah Surah Al-Mâ’idah” yang berada di tangan pembaca menyuguhkan penjelasan surah Al-Mâ’idah (bagian pertama) ini dengan gayanya yang khas menggunakan pendekatan metode tafsir dialogis (tafsir mukalamah). Bagaimana persisnya, mari kita baca buku ini dengan saksama. Kiranya dapat memberikan pencerahan. Aamiin, semoga!

Religious Diversity at School

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

This volume features chapters by international experts in education, sociology, and theology who consider a range of challenges faced by educators in primary and secondary schools that are becoming increasingly diverse in terms of the ethnic and religious backgrounds of pupils. From the non-religious, to the refugee, to student fundamentalism and even radicalization—these multiple, fresh approaches analyze the dynamics of the changing pedagogical landscape in an age of ever increasing globalization and cultural plurality. Today’s classrooms are often the most crucial spaces where children and adolescents encounter new cultural, religious, and other worldviews. Increasingly, teachers are called on to empower their pupils with the tools and competencies necessary to reflect on and process this plurality in ways that are productive for their intellectual growth and moral maturation. Regional case studies provide extensive data while offering insights into developments in school settings across Europe, in Turkey, and in the United States. In addition, a number of the contributions address the delivery, content, and policies of Islamic Religious Education in European contexts, the educational strategies employed in multi-religious societies, and interreligious dialogue in schools, whether intentional or spontaneous.

Religious Identity and the Problem of Historical Foundation

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

The essays collected in this book deal with the question how, throughout the history of Christianity, Christian communities have tried to construct their identity by anchoring their views in authoritative and normative sources. The main focus is upon the problem of historical foundation through textual traditions but other authoritative sources ( role of religious leaders; ritual traditions) are taken into consideration as well. The book takes as its point of departure the fact that with the rise of modernity the former dependence of western church and society on authoritative sources was called into question. Ever since, appeal to such sources is no longer self-evident; at times it is even regarded as problematic. Based on this radical change brought about by modernity, the book is divided in two main parts. The first part deals with the question how Christian churches and confessions ( Roman-Catholic and Protestant) confronted modernity and which role was played by authoritative sources in the tradition to the modern era. Special attention will be paid to the way in which Judaism reacted to many of the same impulses, both societal and religious ones. The second part deals with the premodern period, from early Christianity to the post-Reformation era, and focuses on the role authoritative traditions, textual or otherwise, have played in providing various Christian communities with a relative stable identity. The aim of the book is to elucidate processes resulting in the formation of authoritative traditions as well as the effects of these traditions on the identity of Christian and Jewish communities. In addition, the book attempts to clarify the various ways in which Christian and Jewish communities have reacted to the growing suspicion authoritative traditions aroused in the western world since the rise of modernity.