Biografi seorang guru di Aceh
Autobiography of Mahmud Syamsuddin, an Achinese intellectual and governor of Nanggroe Aceh Darussalam, 1993-1998.
Profil penulis
3.802 karya publik ditemukan.
Autobiography of Mahmud Syamsuddin, an Achinese intellectual and governor of Nanggroe Aceh Darussalam, 1993-1998.
Biographies of Wali Sanga, Islamic missionaris on Java, and other Indonesian ulama from the Nahdlatul Ulama.
Sirah
Sahabat Nabi
Kepemimpinan
On Indonesian art; collected articles.
“Prast, kamu punya tablet ini, enggak? Tolong resepin, dong!” “Bundo menolongnya karena alasan keuangan. Terasa ada beban.” "Aku sadar, aku tidak bisa objektif lagi dalam melakukan pemeriksaan. Rasanya aku benci sekali kepada sembilan orang pelaku ini." Kita terbiasa percaya bahwa ada dua sisi dalam hidup. Baik dan buruk, benar dan salah, pahala dan dosa, penjahat dan korban, kawan dan lawan. Namun, para dokter Kalimantan Barat menceritakan kisah mengharukan terinspirasi oleh pengalaman di mana dua sisi tersebut sering tak berbatas tegas. Membacanya seperti membongkar ulang kepala kita tentang semua yang kita percayai sebagai kebenaran. Bahwa setiap manusia memiliki lapis demi lapis kebaikan dan kejahatan dalam satu badan. Setelah membaca, mungkin kita akan meragukan semua orang, termasuk diri sendiri. Apakah aku memang orang baik? (Danayu Sanni)
Mengupas karakteristik pemimpin dalam membangun dan mengelola perusahaan serta struktur organisasinya, buku ini membuka cakrawala dan pemahaman kita untuk mendalami pengalaman-pengalaman para pemimpin-pemimpin tersebut khususnya dalam perubahan.
Revival of socioeconomic and cultural conditions of Bali after the October 2002 bombing.
Essay on Iliad, a famous Greek epic.
Bukan saja karena penulis ikut serta memperhatikan perkembangan kepenyairan Acep sejak awal, melainkan juga karena Acep adalah salah seorang di antara penyair yang tulus. Bagi Acep berpuisi adalah suatu upaya yang bersungguh-sungguh di dalam melakukan pengembaraan dan petualangan rohani. Ia sekaligus memasuki dua dunia, yaitu dirinya sendiri dan lingkungannya, baik itu lingkungan manusia, lingkungan alam dan lingkungan spiritualnya. Hubungan kedua dunia itu, yang adalah makna dari pengalaman puitik Acep, disajikannya dengan padat dan jernih, sepadat dan sebening permata. Seperti untaian permata, begitulah dapat kita terima rangkaian pengalaman Acep Zamzam Noor dalam bentuk karya-karya puisinya dalam buku Jalan Menuju Rumahmu ini. —Saini KM
Pergulatan dan perjuangan nyata seorang imam tidak mudah, itu sudah pasti. Dan, tidak jarang pula sulit dimengertti dan dipahami oleh kaum awam. Buku ini merupakan kumpulan catatan perjalanan sekaligus permenungan pribadi penulis sebagai seorang imam-biarawan dengan aneka peristiwa yang dijumpainya.
Ilmu memberikan kebijaksanaan dan wawasan untuk memahami dunia; kekayaan menyediakan sarana untuk berbuat kebaikan dan memberi dampak positif bagi masyarakat; sementara keahlian beladiri menanamkan keberanian dan kekuatan untuk menghadapi segala tantangan. Buku ini menggali lebih dalam makna dan aplikasi dari ketiga pilar tersebut dalam konteks kehidupan modern, dengan harapan bahwa pembaca tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya..” -- 1 Petrus 2:21 -- Teladan yang diberikan oleh TUHAN YESUS adalah arah bagi kita setiap orang percaya untuk meneladaninya dan terus setia serta taat hingga kesudahan zaman melalui memegang teguh dan terus berjalan menurut FIRMAN TUHAN. Buku ini hadir menjadi seri lanjutan Kumpulan Pengajaran Padepokan Kasih untuk Edisi Ketiga yang ditujukan sebagai media bagi khalayak banyak untuk menerima kebenaran sejati dalam YESUS. Buku ini juga diharapkan mampu menjadi salah satu platform bagi setiap orang percaya yang memiliki kegairahan rohani belajar melalui kumpulan pengajaran yang diarahkan untuk senantiasa terfokus pada perkara dimensi rohani dengan iman yang mengakar di dalam TUHAN YESUS KRISTUS, sehingga menghasilkan buah dan buah itu tetap di setiap musim kehidupan manusia. Karya ini menjadi salah satu wujud kontribusi Padepokan Kasih, dilahirkan semeton yang militan, cinta akan Tuhan, dan terus berfokus pada panggilan yang sejati didalam DIA untuk memberikan rasa tawar bagi air laut yang kini tengah membelenggu orang percaya dengan air yang mematikannya, justru wujud kontribusi dalam buku ini diharapkan menjadi sarana menghadirkan aliran air hidup untuk kerohanian yang utuh dan tangguh dalam TUHAN YESUS KRISTUS. ““Sebab siapakah pengharapan kami atas sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatanganNya, kalau bukan kamu yang dalam pekerjaan penginjilan telah dimenangkan bagi Kristus? Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita bagi kami.” == 1 Tesalonika 2:19-20 ==
Buku ini best seller... Sudah terbukti banyak digunakan oleh para pemburu PTN... Pelajari buku ini, Anda bisa tembus PTN favorit...